Zúme Training Guidebook

Intensive Course

SESI INTENSIF 1

MEMERIKSA

(1 min)

Minta semua peserta dan fasilitator untuk melakukan registrasi.

Or six.zume.training/checkin and use code: 1397

BERDOA

(5 min)

Mulailah dengan doa. Wawasan rohani dan transformasi tidak memungkinkan tanpa ada nya Roh Suci. Ambil waktu secara berkelompok untuk mengundang Dia untuk membimbing Anda selama sesi ini.

TINJAUAN

(1 min)

Dalam sesi ini, kita akan mendengar dan mendiskusikan konsep-konsep berikut ini:

Dan kami akan menambahkan alat-alat ini ke dalam perangkat alat kami:

  • Allah Memakai Orang-Orang Biasa
  • Pengertian sederhana dari Murid dan Jemaah Allah
  • Pernapasan Rohani adalah Mendengar dan Menaati Allah
  • Gaya Hidup Produsen bukan Konsumen
  • Pembacaan Alkitab SOAPS
  • Kelompok-kelompok Pertanggungjawaban
  • Cara Menghabiskan Satu Jam dalam Doa
  • Menjaga dan Memupuk Hubungan - Daftar 100

READ

(5 min)

Allah Memakai Orang-orang Biasa

Selamat datang di pelatihan Zume. Zume dalam bahasa Yunani berarti "ragi."

Isa memberitahu kita bahwa Kerajaan Allah itu bagaikan seorang wanita yang mengambil sedikit "zume" dan menaruhnya di dalam adonan yang banyak .

Selagi dia mencampurkan raginya kedalam adonan, ragi itu menyebar sampai seluruh adonannya beragi.

Isa menunjukkan kepada kita bahwa orang biasa dapat mengambil sesuatu yang sangat kecil dan menggunakannya untuk membuat dampak yang sangat besar!

Mimpi kami adalah untuk dapat melakukan apa yang Isa katakan - untuk membantu orang biasa diseluruh dunia menggunakan alat sederhana untuk membuat dampak yang besar dalam kerajaan Allah!

Perintah terakhir Isa kepada ĺlpengikut-Nya sangatlah sederhana. Dia berkata - Segala wewenang dan kuasa baik di surga maupun di bumi telah diserahkan kepada-Ku. Sebab itu - pergilah, jadikanlah semua suku bangsa pengikut-Ku dan permandikanlah mereka dalam nama Sang Bapa, Sang Anak, dan Roh Suci. Ajarlah mereka menaati segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu dan ingatlah, Aku menyertai kamu senantiasa - sampai kesudahan zaman.

Perintah Isa sangatlah sederhana - Muridkanlah

Perintah Dia tentang cara melakukannya juga sangatlah sederhana - Muridkanlah kemanapun kamu pergi.

  • Muridkanlah dengan cara mempermandikan mereka dalam nama Sang Bapa, Sang Anak, dan Roh Suci
  • Muridkanlah dengan cara mengajar mereka untuk menaati apapun yang Ia perintahkan.

Jadi apa saja langkah-langkah untuk memuridkan itu?

  • Kita memuridkan setiap saat - kemanapun kita pergi dan ketika kita sedang bepergian.
  • Saat seseorang memutuskan untuk mengikuti Isa - maka ia haruslah dipermandikan
  • Seiring mereka bertumbuh - kita harus mengajar setiap murid bagaimana cara untuk menaati apapun yang Isa perintahkan.

Karena salah satu hal yang Ia perintahkan adalah memuridkan, itu artinya setiap murid yang mengikuti Isa perlu belajar bagaimana cara untuk memuridkan juga.

Murid-murid itu juga harus memuridkan. Dan murid-murid yang dihasilkan itu akan memuridkan yang lain juga.

Murid-murid yang berlipatganda. Itulah cara kerja Zume.

Bagaikan ragi - yang menyebar ke seluruh adonan sampai semua adonannya beragi.

Saat Isa memerintahkan kita untuk memuridkan, Ia juga memberikan sebuah janji.

Isa berkata - Aku menyertai kamu senantiasa. Bahkan sampai pada kesudahan zaman.

Setiap pengikut Isa harus mempercayai janjiNya yang mengatakan bahwa Dia akan selalu menyertai kita. Karena Ia memang menyertai kita!

Tapi itu juga berarti setiap pengikut Isa seharusnya mengikuti kehendak Isa untuk memuridkan. Karena Dia menginginkan kita untuk memuridkan.

Isa berkata - Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi. Karena itu Pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku.

Semua kuasa yang Isa andalkan ketika Ia mengutus kita - adalah kuasa-Nya.

Isa berkata bahwa tidak ada kuasa yang lebih tinggi daripada itu. Tidak ada tradisi yang melebihi kuasa-Nya.

Tidak ada budaya yang melebihi kuasa-Nya. Tidak ada hukum di bumi yang melebihi kuasa-Nya.

Isa berkata - Pergi dan muridkanlah.

Dan seperti Zume - seperti ragi - kita tak akan berhenti dan terus bertumbuh sampai semua pekerjaan selesai.

DISKUSIKAN

(10 min)

  1. Jika Isa menginginkan setiap pengikutNya untuk menaati Amanat Agung-Nya, lalu mengapa sedikit sekali yang benar-benar membuat murid?

READ

(5 min)

Murid-murid dan Jemaah

Selamat datang kembali di pelatihan Zume. Dalam sesi ini, kita akan membicarakan tentang para murid dan jemaah Allah.

Apa itu murid? Dan bagaimana Anda memuridkan?

Bagaimana Anda mengajar pengikut Isa untuk menaati semua perintah-Nya? Bagaimana Anda membawa seseorang yang menjalani hidup mereka sebagai tawanan dunia dan memperlengkapi mereka untuk menjadi warga kerajaan Allah?

Arti kata murid adalah pengikut. Jadi, seorang murid adalah pengikut Allah. Isa berkata - Semua kuasa di surga dan bumi telah diberikan kepadaKu. Jadi dalam kerajaan Allah, Isa adalah Raja kita. Kita adalah umat-Nya, tunduk di bawah kehendak-Nya. KeinginanNya, tujuanNya, niatNya, prioritasNya, dan nilaiNya adalah hal yang mutlak dan terbaik. FirmanNya adalah hukum. Jadi apakah hukum kerajaan itu? Apa yang Isa katakan agar dilakukan oleh warga-Nya?

Isa berkata - Kasihilah Allah dengan segenap hatimu, dengan segenap jiwamu, dengan segenap akal budimu dan dengan segenap kekuatanmu. Isa berkata - Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Isa berkata bahwa perintah Allah dari Perjanjian Lama - semua hukum dan para nabi - dapat diringkas dalam dua hal ini - Mengasihi Allah dan Mengasihi Sesama. Isa berkata - Muridkanlah. Isa berkata - Ajarlah mereka untuk mematuhi semua yang telah Kuperintahkan.

Karena membuat murid termasuk mengajar mereka semua yang diperintahkan Isa - Perjanjian Baru dapat dirangkum dalam satu hal ini - Memuridkan.

Seorang murid adalah pengikut Isa yang Mengasihi Allah, Mengasihi sesama manusia, dan Memuridkan.

Jadi apa itu jemaah Allah?

Anda mungkin terbiasa berpikir tentang jemaah Allah sebagai bangunan - tempat di mana Anda pergi. Tetapi Firman Allah berbicara tentang jemaah Allah sebagai sebuah pertemuan - orang-orang di mana anda menjadi bagiannya.

Kata "jemaah Allah" digunakan dalam Kitab Suci dengan tiga cara berbeda:

  • jemaah Allah universal - semua orang yang sudah, sedang dan akan menjadi pengikut Isa
  • jemaah Allah di kota atau di daerah - semua orang yang mengikuti Isa dan hidup di dalam atau di sekitar daerah tertentu di dunia
  • jemaah rumah tangga - semua orang yang mengikuti Isa dan berkumpul ditempat di mana satu atau lebih orang tinggal.

Sebuah keluarga rohani - pengikut Isa yang mengasihi Allah, mengasihi sesama dan memuridkan dan yang bertemu bersama secara lokal yang membentuk jenis jemaah yang terakhir ini - jemaah rumah tangga atau jemaah sederhana.

Ketika kelompok-kelompok jemaah sederhana ini terhubung untuk melakukan sesuatu yang lebih besar, bersama, mereka dapat membentuk sebuah jemaah Allah regional.

Seluruh jemaah sederhana itu terhubung ke daerah-daerah dan meluas sepanjang sejarah membentuk jemaah Allah yang universal.

ITULAH JEMAAH ALLAH DENGAN HURUF BESAR "J"

Jemaah sederhana adalah keluarga rohani dengan Isa sebagai pusat dan Raja mereka. Jemaah sederhana adalah keluarga rohani yang mengasihi Allah, mengasihi orang lain dan membuat murid yang berlipat ganda. Beberapa jemaah Allah memiliki Bangunan dan Program serta Anggaran dan Staf. Tetapi jemaah sederhana tidak membutuhkan hal-hal ini untuk mengasihi Allah, mengasihi yang lain dan membuat murid yang berlipat ganda. Dan karena segala sesuatu yang ditambahkan akan membuat sebuah jemaah Allah lebih rumit dan sulit untuk dilipatgandakan, pelatihan kita meninggalkan hal-hal seperti Bangunan, Program, Anggaran dan Staf ke jemaah Allah kota atau regional yang dibangun dari pelipatgandaan jemaah sederhana.

Ingat "zume" berarti "ragi" - organisme sel tunggal sederhana yang berkembang biak dengan cepat.

Dengan pelatihan Zume - kita akan menjadi seperti ragi itu - sederhana dan berlipat ganda. Tapi sebelum kita mulai melipatgandakan - mari pastikan kita tahu apa yang diinginkan Allah untuk dilipatgandakan. Meskipun pelipatgandaan itu baik - tetapi tidak selalu baik. Kanker juga melipat-gandakan diri. Dan itu mematikan. Jadi bagaimana kita melipatgandakan kehidupan dan bukan kematian? Dan bagaimana kita memastikan bahwa kita murid layak untuk dilipatgandakan?

DISKUSIKAN

(10 min)

  1. Saat Anda membayangkan suatu jemaah Allah, apa yang terlintas di pikiran?
  2. Apa perbedaan antara gambar itu dengan apa yang di jelaskan dalam video sebagai sebuah "Jemaah Sederhana"?
  3. Yang mana menurut Anda akan lebih mudah untuk berlipat ganda dan mengapa?

READ

(5 min)

Mendengar dan Menaati Allah

Selamat datang kembali ke pelatihan Zume. Dalam sesi ini, kita akan membahas tentang mendengar dari Allah dan menaati apa yang sudah kita dengar.

Bernafas adalah kehidupan. Kita menarik nafas. Kita mengeluarkan nafas. Kehidupan.

Bernafas juga sama pentingnya dalam Kerajaan Allah. Bahkan Allah menamai Roh Nya - "nafas"

Dalam kerajaan Allah, kita MENARIK nafas saat kita MENDENGAR dari Allah. Kita menarik nafas saat kita MENDENGARKAN dari Allah melalui FIRMAN-NYA - Kitab Suci. Kita menarik nafas saat kita MENDENGARKAN Allah melalui DOA - percakapan kita dengan-Nya. Kita menarik nafas saat kita MENDENGARKAN Allah melalui TUBUH-NYA - para jemaah, pengikut Isa lainnya. Kita menarik nafas saat kita MENDENGARKAN Allah melalui KARYA-NYA - kejadian, pengalaman dan terkadang penganiayaan dan penderitaan, yang Dia izinkan untuk dialami oleh anak-anakNya.

Dalam Kerajaan Allah kita MENGELUARKAN nafas saat kita MELAKUKAN apa yang kita dengar dari Allah. Kita MENGELUARKAN nafas saat kita MENAATI.

Terkadang mengeluarkan nafas untuk MENAATI juga berarti mengubah pikiran kita, kata-kata kita atau tindakan-tindakan kita agar serupa dengan Isa dan Kehendak-Nya.

Terkadang mengeluarkan nafas untuk MENAATI juga berarti kita harus memberitahu apa yang telah Isa beritahu kepada kita - memberikan apa yang telah Allah berikan kepada kita - agar orang lain bisa merasa terberkati seperti Allah telah memberkahi kita.

Untuk para pengikut Isa - kegiatan MENARIK dan MENGELUARKAN nafas itu sangat penting. Karena itulah inti hidup kita. Isa berkata - Sesungguhnya Aku berkata kepadamu, tidak ada sesuatu pun yang dapat diperbuat oleh Sang Anak dari diri-Nya sendiri. Apa yang diperbuat oleh-Nya dilihat-Nya dari apa yang diperbuat oleh Sang Bapa, dan apa pun yang diperbuat oleh Sang Bapa, itu jugalah yang diperbuat oleh Sang Anak.

Isa berkata - Karena apa yang telah Kukatakan bukan berasal dari diri-Ku sendiri, melainkan dari Sang Bapa, yaitu Dia yang telah mengutus Aku. Dialah yang telah berpesan kepada-Ku mengenai apa yang harus Kukatakan dan apa yang harus Ku-sampaikan.

Isa berkata bahwa setiap kata-kata yang Ia ucapkan dan semua hal yang telah Ia lakukan itu semua berdasar dari MENDENGARKAN Allah dan MENAATI apa yang Ia dengar.

MENARIK Nafas - mendengar dari Allah. KELUARKAN Nafas - Taati apa yang Anda dengar dan bagikan dengan orang lain.

Isa berkata kalau pengikut-Nya juga akan dengar perkataan Allah karena Roh Suci-Nya - Nafas-Nya - yang akan dihembuskan kepada semua orang yang mengikutiNya.

Isa berkata - Tetapi Sang Penolong, yaitu Roh Suci yang akan diutus oleh Sang Bapa dalam nama-Ku, Dialah yang akan mengajarkan segala perkara kepadamu. Selain itu, Ia juga akan mengingatkan kamu akan segala perkara yang sudah Kukatakan kepadamu.

TARIK Nafas - Dengarkan Allah. MENGELUARKAN Nafas - Taati apa yang Anda dengar dan bagikan dengan orang lain.

Isa menunjukkan kepada kita bagimana kita harus hidup.

Jadi bagaimana cara kita mendengarkan suara Allah? Bagaimana kita tahu apa yang harus kita taati?

Isa menyebut diriNya sendiri sebagai "Gembala Yang Baik". Isa menyebut para pengikut-Nya sebagai "domba". Isa berkata - Domba-dombaKu mendengar suara-Ku dan aku mengenal mereka dan mereka mengikut aku. Isa berkata - Barangsiapa berasal dari Allah, ia mendengarkan firman Allah; itulah sebabnya kamu tidak mendengarkannya karena kamu tidak berasal dari Allah.

Sebagai pengikut Isa, kita harus selalu berkomimetmen untuk mendengarkan suara-Nya.

  • Kita MENDENGARKAN suara-Nya dengan cara berdiam diri.
  • Kita MENDENGARKAN suara-Nya dengan cara berfokus kepada Isa.
  • Kita MENDENGARKAN suara-Nya dalam pikiran kita, visi kita, perasaan kita dan kesan kita.
  • Kita MENDENGARKAN suara-Nya saat kita menuliskan dan menguji apa yang kita dengar.

Tidak setiap suara, setiap pikiran, setiap visi, perasaan atau kesan adalah suara Allah. Terkadang itu adalah suara musuh. Isa berkata bahwa musuh kita adalah seorang pembohong dan bapa segala dusta. Isa berkata bahwa musuh kita datang untuk mencuri, membunuh, dan membinasakan.

Tapi Allah berkata bahwa kita AKAN mendengar suara-Nya dan kita akan tahu kalau itu adalah Dia saat Ia berbicara. Dengan latihan dan doa. Kita dapat mengenali suara Allah lebih baik lagi. Kita dapat mengetahui jika suara yang kita dengar itu berasal dari Allah atau dari yang lain.

Berikut ini adalah cara-cara untuk menguji apa yang kita dengar:

  • Saat Isa berbicara - Suara-Nya akan selalu sama dengan Firman yang Tertulis - Kitab Suci - yang telah diberitakan kepada kita. Suara-Nya tak akan pernah melawan firman-Nya yang tertulis.
  • Saat Isa berbicara - Suara-Nya akan memberi hati kita harapan dan damai sejahtera. Suara-Nya tidak akan membuat kita merasa terhakimi atau berkecil hati. Isa tidak menghakimi, Isa menegur dalam kasih.
  • Suara Isa tidak akan berisi perbuatan-perbuatan dosa - tidak bermoral dan kejahatan seksual, penyelewengan, penyembahan berhala dan sihir, kebencian dan perseteruan, kecemburuan dan kemarahan, ambisi yang egois, pertikaian, perselisihan dan iri-hati, kemabukan dan kepuasaan duniawi. Inilah hal-hal yang bukan berasal dari suara Allah.
  • Saat Isa berbicara - suara-Nya akan berisi buah Roh Allah - kasih dan sukacita, damai sejahtera dan kesabaran, kebaikan dan kemurahan, kesetiaan, kelemahlembutan dan penguasaan diri.
  • Saat Isa berbicara - Suara-Nya memberi rasa percaya-diri bukan keraguan. Kita mengalami pengalaman pengetahuan dan damai sejahtera dalam diri kita saat kita mendengar suara Allah. Kita mungkin tak akan mendengar semuanya langsung. Kita mungkin hanya dengar bagian yang kita perlu ketahui. Tapi yang akan kita dengar pasti akan tetap - tidak akan berganti maupun berubah.

Kabar baik untuk setiap pengikut Isa adalah saat kita MENGHIRUP nafas dan MENDENGARkan Allah dan saat kita MENGELUARKAN nafas dan MENAATI apa yang kita dengar dan MEMBAGIKANnya dengan orang lain - Allah akan berbicara lebih jelas lagi.

Nafasnya akan bertambah melalui kita lebih lagi.

Kita akan MENDENGAR suara-Nya lebih jelas lagi. Kita akan TAHU apakah itu suaraNya atau suara yang lain. Kita akan MELIHAT karyaNya di dunia dan akan mampu untuk bergabung dan membantu Dia.

Kita menarik nafas. Kita mengeluarkan nafas. Kehidupan.

DISKUSIKAN

(10 min)

  1. Mengapa penting untuk belajar mendengar dan mengenali suara Allah?
  2. Apakah mendengar dan menanggapi Allah benar-benar seperti bernapas? Mengapa atau mengapa tidak?

READ

(5 min)

Penelaahan Kitab Suci S.O.A.P.S

Isa berkata -- "jadikanlah semua bangsa murid-Ku, dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus dan ajarlah mereka melakukan segala yang Kuperintahkan…"

Jika setiap pengikut Isa ingin menaati semua yang Isa perintahkan, maka mereka perlu mengetahui apa perintah Isa.

Perintah Utama dan Amanat Agung adalah rangkuman dari apa yang Allah sampaikan kepada kita, tetapi jika seorang pengikut ingin bertumbuh sepenuhnya seperti yang Allah inginkan, maka mereka perlu tahu dan taat lebih lagi.

SOAPS singkatan dari:

  • Kitab Suci
  • Pengamatan
  • Penerapan
  • Doa
  • Membagikan

Ini cara untuk mempelajari dan mengingat metode belajar Alkitab yang efektif yang dapat digunakan oleh pengikut Isa. Mari kita lihat setiap bagian lebih jauh.

Ketika Anda membaca atau mendengar Kitab Suci:

  • Kitab Suci :**** Tuliskan satu ayat atau lebih yang sangat berarti bagi Anda hari ini.
  • Pengamatan : Tulis ulang ayat atau poin penting dari Kitab Suci dengan kata-kata Anda sendiri agar Anda lebih paham maknanya
  • Penerapan : Pikirkan apa artinya menaati perintah atau konsep ini dalam hidup Anda. Apa yang harus Anda lakukan beda? Tuliskanlah.
  • Doa : Tuliskan doa tentang apa yang Anda baca dalam firman-Nya dan yang Anda pahami untuk menaati perintah-Nya dan terapkan apa yang Anda pelajari.
  • Membagikan : Tanya Allah kepada siapa Anda harus bagikan apa yang Anda pelajari dan cara menerapkannya.

Mari kita terapkan SOAPS:

  • Kitab Suci - Alkitab berkata: "Rancangan-Ku bukan rancanganmu, jalanmu bukan jalan-Ku," firman Tuhan. "Seperti tingginya langit dari bumi, demikian tingginya jalan-Ku dari jalanmu rancangan-Ku dari rancanganmu." Yesaya 55:8-9
  • Pengamatan - Sebagai manusia, pengetahuan dan cara saya terbatas. Allah tak terbatas dalam apa pun. Ia melihat dan tahu semua. Ia bisa lakukan segalanya.
  • Penerapan - Karena Allah tahu semua dan rencana-Nya terbaik, saya akan berhasil dalam hidup jika saya ikut Dia daripada mengandalkan rencana saya sendiri.
  • Doa - Tuhan, aku tidak tahu cara hidup yang baik yang menyenangkan-Mu dan membantu orang lain. Jalanku penuh kesalahan. Rencanaku membawa penderitaan Ajar aku jalan-Mu dan rancangan-Mu. Biar Roh Suci-Mu menuntun aku.
  • Membagikan - Saya akan bagikan ayat dan penerapannya ke teman saya, Asep, yang sedang kesulitan dan butuh arahan untuk keputusan penting.

Penelaahan Alkitab SOAPS. Alat sederhana dalam Perangkat Zume.

KEGIATAN

(30 min)

Penelaahan Kitab Suci SOAPS

Kitab Suci

Tuliskan satu atau lebih ayat yang sangat berarti bagi Anda, hari ini.

Pengamatan

Tulis ulang ayat-ayat atau poin-poin penting tersebut dengan kata-kata Anda sendiri untuk memahaminya dengan lebih baik.

Penerapan

Pikirkan tentang apa arti dari menaati perintah-perintah ini dalam kehidupan Anda sendiri.

Doa

Tuliskan doa yang memberi tahu Allah apa yang telah Anda pelajari dan bagaimana rencana Anda untuk menaatinya.

Membagikan

Tanya Allah kepada siapa Dia ingin Anda membagikan tentang apa yang telah Anda pelajari/terapkan.

Berikut adalah contoh S.O.A.P.S. di tempat kerja:

S - "Sebab rancangan-Ku bukanlah rancanganmu, dan jalanmu bukanlah jalan-Ku," demikianlah firman Allah. "Seperti tingginya langit dari bumi, demikianlah tingginya jalan-Ku dari jalanmu dan rancangan-Ku dari rancanganmu." Yesaya 55:8-9

O - Sebagai manusia, saya terbatas pada apa yang saya ketahui dan bagaimana cara saya melakukannya. Allah tidak terbatas dalam hal apapun. Dia melihat dan mengetahui SEGALANYA. Dia bisa melakukan APA SAJA.

A - Karena Allah mengetahui segalanya dan jalan-Nya adalah yang terbaik, saya akan lebih berhasil dalam hidup jika saya mengikuti-Nya daripada mengandalkan cara saya sendiri dalam melakukan sesuatu.

P - Allah, saya tidak tahu bagaimana menjalani kehidupan yang baik yang menyenangkan hati-Mu dan membantu orang lain. Cara saya mengarah pada kesalahan. Pikiran saya mengarah pada luka. Tolong ajari saya jalan dan pemikiran-Mu. Biarkan Roh Suci-Mu membimbing saya saat saya mengikut Engkau.

S - Ayat-ayat dan penerapan ini akan saya bagikan kepada teman saya, Taufik, yang sedang mengalami masa sulit dan membutuhkan arahan untuk keputusan-keputusan penting yang dihadapinya.

READ

(5 min)

Kelompok-kelompok Pertanggungjawaban

Isa berkata - "Orang yang banyak diberi, akan banyak dituntut; dan siapa yang banyak dipercayakan, akan lebih banyak lagi dituntut."

Isa berbagi banyak kisah pertanggungjawaban dan memberitahu kita banyak kebenaran, bagaimana kita bertanggung jawab atas perbuatan dan perkataan.

Isa memberitahu sekarang, supaya kita siap nanti. Karena kita akan diminta tanggung jawab nanti, baiknya kita berlatih tanggung jawab kepada sesama sekarang.

Kelompok Pertanggungjawaban punya dua atau tiga orang sama gender - pria dengan pria, wanita dengan wanita - bertemu seminggu sekali untuk berdiskusi apa saja yang sudah jalan baik dan yang masih perlu diperbaiki.

Setiap pengikut Isa akan diminta pertanggungjawaban, maka mereka harus berlatih tanggung jawab dengan orang lain.

Kelompok Pertanggungjawaban. Alat sederhana dalam Perangkat Zume.

KEGIATAN

(20 min)

Kelompok-kelompok Pertanggungjawaban

  1. Bagaimana Anda melihat Allah bekerja?
  2. Sudahkah Anda memberikan kesaksian minggu ini tentang kebesaran Isa Al-Masih baik melalui perkataan maupun tindakan Anda?
  3. Pernahkah Anda dihadapkan pada konten yang memikat secara seksual atau membiarkan pikiran Anda memikirkan hal-hal seksual yang tidak pantas?
  4. Sudahkah Anda mengakui kepemilikan Allah atas penggunaan uang Anda?
  5. Pernahkah Anda menginginkan sesuatu?
  6. Pernahkah Anda melukai reputasi atau perasaan seseorang dengan perkataan Anda?
  7. Apakah Anda pernah tidak jujur ​​dalam perkataan atau tindakan atau berlebihan?
  8. Pernahkah Anda menyerah pada perilaku kecanduan (atau malas atau tidak disiplin)?
  9. Pernahkah Anda menjadi budak dari pakaian, teman, pekerjaan, atau harta benda?
  10. Pernahkah Anda gagal memaafkan seseorang?
  11. Kekhawatiran atau kecemasan apa yang sedang Anda hadapi?
  12. Pernahkah Anda mengeluh atau menggerutu?
  13. Sudahkah Anda memelihara hati yang bersyukur?
  14. Sudahkah Anda menghormati, memahami, dan bermurah hati dalam hubungan Anda?
  15. Godaan apa yang ada dalam pikiran, perkataan, atau tindakan yang pernah Anda hadapi dan bagaimana tanggapan Anda?
  16. Sudahkah Anda mengambil kesempatan untuk melayani atau memberkati orang lain, khususnya orang percaya?
  17. Pernahkah Anda melihat jawaban doa yang spesifik?

TINJAUAN

(1 min)

Konsep yang didengar dalam sesi ini:

Alat yang didengar dalam sesi ini:

  • Allah Memakai Orang-Orang Biasa
  • Pengertian sederhana dari Murid dan Jemaah Allah
  • Pernapasan Rohani adalah Mendengar dan Menaati Allah
  • Gaya Hidup Produsen bukan Konsumen
  • Pembacaan Alkitab SOAPS
  • Kelompok-kelompok Pertanggungjawaban
  • Cara Menghabiskan Satu Jam dalam Doa
  • Menjaga dan Memupuk Hubungan - Daftar 100

Take a Break

TINJAUAN

(1 min)

Dalam sesi ini, kita akan mendengar dan mendiskusikan konsep-konsep berikut ini:

Dan kami akan menambahkan alat-alat ini ke dalam perangkat alat kami:

  • Allah Memakai Orang-Orang Biasa
  • Pengertian sederhana dari Murid dan Jemaah Allah
  • Pernapasan Rohani adalah Mendengar dan Menaati Allah
  • Gaya Hidup Produsen bukan Konsumen
  • Pembacaan Alkitab SOAPS
  • Kelompok-kelompok Pertanggungjawaban
  • Cara Menghabiskan Satu Jam dalam Doa
  • Menjaga dan Memupuk Hubungan - Daftar 100

READ

(5 min)

Produsen bukan Konsumen

Dalam sesi ini, kami akan membahas bagaimana kami dapat membantu pengikut Isa untuk menjadi PRODUSEN daripada hanya jadi KONSUMEN dalam kerajaan Allah.

Dalam rancangan-Nya yang sempurna, Allah menciptakan kita untuk hidup seimbang - MEMPRODUKSI dan untuk MENGKONSUMSI, MENCIPTAKAN dan untuk DIPERGUNAKAN, MENUANG untuk DIISI kembali supaya kita bisa MENUANG lagi. Tapi, di dunia kita yang rusak, manusia telah menolak rencana Allah, dan banyak yang menghabiskan tenaga mereka untuk menghidupi hanya sebagian dari rencana Allah yang sempurna. Mereka BELAJAR tetapi mereka tidak membagikan. Mereka DIISI penuh tetapi mereka tidak pernah menuang. Mereka MENGHABISKAN tetapi mereka tidak menghasilkan.

Jika kita ingin membuat murid yang berlipat ganda, maka kita perlu berbagi dengan mereka bagaimana mereka bisa menjadi produser dan bukan hanya konsumen.

Begini caranya - Allah menggunakan Firman-Nya yang tertulis - yang kita sebut sebagai Kitab Suci atau Alkitab - agar kita bertumbuh secara rohani.

Setiap murid perlu diperlengkapi untuk mempelajari, mengartikan dan menerapkan Kitab Suci. Lebih dari ribuan tahun dan melalui banyak penulis yang berbeda, Allah menyampaikan firman-Nya ke dalam hati orang-orang setia yang menangkap dan membagikan apa yang mereka dengar. Kitab Suci mengajarkan kepada kita tentang kisah Allah, rencana-Nya, hati-Nya, jalan-Nya.

Dalam sesi sebelumnya, Anda belajar dua langkah sederhana - Penelaahan Kitab Suci S.O.A.P.S. dan Kelompok-kelompok pertanggungjawaban. Dalam sesi berikutnya, Anda akan mempelajari satu alat sederhana lainnya - Kelompok 3/3. Ketiga langkah ini bekerja sama untuk membantu memperlengkapi pengikut baru untuk mempelajari, mengartikan, dan menerapkan Firman Allah yang Tertulis. Mereka akan belajar untuk tidak hanya menjadi pendengar firman Allah saja tetapi juga pelaku dan orang yang membagikan.

Allah juga menggunakan Firman-Nya yang Diucapkan - yang dapat kita pahami melalui Doa - agar kita bertumbuh secara rohani. Doa adalah bercakap-cakap dan mendengarkan Allah. Doa membantu kita mengenal Allah lebih dekat dan memahami isi hati-Nya, kehendak-Nya dan jalan-Nya. Doa membantu kita melayani orang lain, membantu kita mengajar dan berbagi dengan cara yang lebih spesifik untuk menolong seseorang atau kelompok dalam mengenal Allah lebih baik.

Dua alat sederhana - Doa Keliling dan Siklus Doa membantu pengikut Isa untuk meningkatkan kehidupan doa pribadi dan belajar melayani orang lain lewat doa. Alat-alat ini membantu mengembangkan kebiasaan berdoa tanpa henti dan belajar untuk melihat dunia dari perspektif rohani daripada hanya mengandalkan apa yang dapat kita lihat secara kasat mata.

Ketika digunakan secara konsisten, ini akan membantu para pengikut Isa, meningkatkan kapasitas mereka dalam doa dan meningkatkan kemampuan mereka untuk mendengar dari Allah dan membagikan apa yang mereka dengar.

Allah memakai Tubuh-Nya yaitu Orang Percaya - yang kita sebut Jemaah Allah atau Pengikut Isa - untuk membuat kita bertumbuh secara rohani. Sebagai kumpulan orang percaya, kita saling terhubung. Firman Allah mengatakan bahwa di dalam Isa - kita adalah bagian-bagian dari satu tubuh, dan kita semua saling terbuhung. Dengan kata lain, kita tidak hanya terhubung dengan Allah - kita terhubung juga dengan satu sama lain. Allah berkata agar kita tunduk kepada satu sama lain. Allah berkata agar kita saling melayani. Masing-masing kita memiliki kekuatan dan kelemahan. Allah mengharapkan kita untuk menggunakan kekuatan kita untuk membantu yang lemah. Dan Dia mengharapkan kita untuk mengizinkan orang lain membantu kita dalam kelemahan kita dengan menggunakan kekuatan yang telah Dia berikan kepada mereka.

Firman Allah berkata bahwa, Allah telah menganugerahkan kemampuan khusus kepada setiap kita; pastikan bahwa kita menggunakannya untuk saling membantu, meneruskan semua berkah yang diterima dari Allah kepada orang lain. Alat sederhana seperti Kelompok 3/3, Kelompok Pertanggungjawaban, dan Pembimbingan Setaraf membantu kita mendukung satu sama lain untuk mengashi dan melakukan pekerjaan baik dengan tidak hanya membantu kita untuk menaati apa yang Allah perintahkan kepada kita tetapi juga membantu kita menemukan cara untuk membagikan apa yang kita pelajari dengan orang lain.

Allah juga memakai Penganiayaan dan Penderitaan - pengorbanan dan kerugian yang kita alami karena nama Isa - untuk membuat kita bertumbuh secara rohani. Ketika orang menindas dan menyakiti kita karena kita mengasihi dan menaati Isa, atau ketika hal-hal buruk terjadi meskipun kita mengasihi dan menaati Isa, Allah menggunakan penganiayaan dan penderitaan tersebut untuk memperbaiki karakter kita dan membuat kita menjadi lebih seperti Isa. Dia mengembangkan karakter kita, memperkuat dan memurnikan iman kita, menyiapkan kita untuk pelayanan dan memungkinkan kita untuk melayani orang lain yang menderita dengan cara yang khusus - sambil membuat diri-Nya dikenal lebih lagi oleh semua orang yang memperhatikan dan mengetahui penderitaan kita. Allah memberi tahu kita bahwa sebagai pengikut Isa kita harus siap dianiaya.

Isa berkata - Berbahagialah kamu, apabila karena Aku, kamu dicaci maki, dianiaya, serta difitnah orang. Bersukacita serta bergembiralah, sebab pahalamu besar di surga. Pada masa lalu pun para nabi telah dianiaya.

Alat sederhana seperti Kelompok 3/3 dan Kelompok Pertanggungjawaban memberi kesempatan kepada pengikut Isa untuk berbagi pengalaman mereka mengenai penganiayaan dan penderitaan yang mereka alami.

Kelompok-kelompok ini memberi Anda kesempatan untuk mengajar para murid bahwa firman Allah mengatakan kita harus siap menghadapi masa sulit dan memperlengkapi mereka bagaimana cara untuk menanggapi dengan baik dengan mempercayai kasih Allah bahkan ketika semua tidak seperti yang kita harapkan.

Kitab Suci. Doa. Kehidupan Tubuh. Penganiayaan dan Penderitaan. Ini semua adalah cara Allah membuat kita bertumbuh untuk menjadi lebih seperti Isa, Anak-Nya yang sempurna.

Alat-alat sederhana ini membantu kita untuk tidak hanya menjadi konsumen dari hal-hal baik yang Allah telah berikan kepada kita tetapi juga menjadi produsen dan orang yang membagikan.

DISKUSIKAN

(10 min)

  1. Dari keempat bidang yang diuraikan di atas (doa, Firman Allah, dll.), yang mana yang sudah Anda terapkan?
  2. Yang mana yang Anda merasa masih tidak yakin?
  3. Seberapa siapkah Anda ketika diminta untuk melatih orang lain?

READ

(5 min)

Siklus Doa

Isa sering mengajar pengikut-Nya tentang tujuan, penerapan dan janji dari doa.

Isa berkata - "Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, kamu akan mendapat; ketoklah, pintu akan dibukakan bagimu. Setiap orang yang meminta, menerima; yang mencari, mendapat; dan yang mengetok, pintu dibukakan."

Isa mengajar bahwa doa bukan untuk dipuji orang banyak, keinginan yang egois atau pidato bertele-tela yang diulang berkali-kali.

Isa menunjukkan bahwa doa punya kuasa karena itu percakapan langsung dan berkelanjutan dengan Bapa kita di surga yang mengasihi kita. Seperti percakapan yang baik, dalam doa yang baik, kedua pihak dapat mendengarkan -- dan berbicara. Tapi bicara kepada Allah yang menciptakan alam semesta kelihatannya menakutkan. Dan ketika Allah menjawab kita - bagi banyak orang itu benar-benar menakutkan.

Bagi banyak orang itu benar-benar menakutkan. bercakap lebih baik dan dalam dengan Allah yang mengasihi kita - bukan saja mungkin - itu yang Allah inginkan.

Tapi saat doa terasa seperti belajar bahasa baru - bagaimana Anda bisa lebih baik? Jawabannya - Anda berlatih. Siklus Doa adalah alat sederhana untuk berlatih berdoa yang dapat Anda gunakan dan bagikan kepada pengikut Isa.

Hanya dalam 12 langkah - masing-masing 5 menit - Siklus Doa membimbing Anda melalui dua belas cara Alkitab ajar kita berdoa. Akhirnya, Anda akan berdoa selama satu jam. Alkitab berkata -- "Tetaplah berdoa." Tidak banyak dari kita melakukannya. Tapi setelah doa satu jam ini - Anda akan selangkah lebih dekat.

Siklus Doa - Alat sederhana dalam Perangkat Zume.

KEGIATAN

(60 min)

Siklus Doa

Hanya dengan 12 langkah sederhana - masing-masing 5 menit - Siklus Doa ini memandu Anda melalui 12 cara yang Kitab Suci ajarkan pada kita untuk berdoa. Pada akhirnya, Anda akan berdoa selama satu jam.

prayer cycle

PUJIAN Mulailah waktu doa Anda dengan memuji Allah. Pujilah Dia atas hal-hal yang ada dalam pikiran Anda saat ini. Pujilah Dia untuk satu hal istimewa yang telah Dia lakukan dalam hidup Anda dalam seminggu terakhir. Pujilah Dia atas kebaikan-Nya kepada keluarga Anda.

MENANTIKAN Sediakan waktu untuk menantikan Allah. Berdiamlah dan izinkan Dia memberi renungan untuk Anda.

MENGAKUI Mintalah Roh Suci untuk menunjukkan apa pun dalam hidup Anda yang mungkin tidak menyenangkan Dia. Mintalah Dia untuk menunjukkan sikap yang salah, serta tindakan-tindakan spesifik yang belum Anda doakan. Sekarang akui hal itu kepada Allah agar Anda dapat disucikan.

BACA FIRMAN Luangkan waktu untuk membaca Mazmur, kitab para nabi, atau pasal tentang doa yang terdapat dalam Perjanjian Baru.

MINTALAH Buat permohonan untuk diri Anda sendiri.

DOA SYAFAAT Buatlah permohonan atas nama orang lain.

DOAKAN FIRMAN Doakan ayat-ayat tertentu. Doa Alkitabiah serta sejumlah Mazmur cocok untuk tujuan ini.

MENGUCAP SYUKUR Bersyukurlah kepada Allah atas hal-hal dalam hidup Anda, mewakili keluarga Anda, dan mewakili Jemaah Allah Anda.

BERNYANYI Nyanyikan lagu pujian atau penyembahan atau himne atau lagu rohani lainnya.

MERENUNGKAN Minta pada Allah untuk berbicara kepada Anda. Siapkan pulpen dan kertas untuk mencatat kesan-kesan yang Dia berikan kepada Anda.

MENDENGARKAN Luangkan waktu untuk menggabungkan hal-hal yang telah Anda baca, hal-hal yang telah Anda doakan, dan hal yang telah Anda nyanyikan dan lihatlah bagaimana Allah menyatukan semuanya untuk berbicara kepada Anda.

PUJIAN Pujilah Allah atas waktu yang Anda habiskan bersama Dia dan kesan yang Dia berikan kepada Anda. Pujilah Dia atas sifatNya yang mulia.

Dari buku Dick Eastman The Hour that Changes the World (C) 2002 oleh Dick Eastman, Chosen Books, Grand Rapids, MI, digunakan dengan izin.

DISKUSIKAN

(10 min)

  1. Apa tanggapan Anda tentang menghabiskan waktu satu jam untuk berdoa?
  2. Apa yang Anda rasakan?
  3. Apakah Anda belajar atau mendengar sesuatu?
  4. Akan menjadi seperti apa hidup jika Anda menjadikan doa seperti ini menjadi sebuah kebiasaan rutin?

READ

(5 min)

Daftar 100

Isa berkata - "Pergi, jadikan murid …" Para pengikut melakukannya.

Mereka pergi ke keluarga. Pergi ke teman-teman. Pergi ke orang-orang di kota mereka. Pergi ke rekan kerja mereka. Pergi.

Isa berkata "Pergi" dan mereka taat. Keluarga Allah tumbuh.

Allah sudah beri kita hubungan yang kita perlu untuk "Pergi, jadikan murid." Keluarga, teman, tetangga, rekan kerja, teman sekelas - yang kita kenal seumur hidup, yang baru kita kenal.

Setia pada orang yang Tuhan taruh di hidup kita adalah langkah awal melipatgandakan murid. Dimulai dengan langkah sederhana membuat daftar.

Daftar 100 alat sederhana untuk melipatgandakan murid.

KEGIATAN

(30 min)

Buatlah daftar 100 Anda sendiri

Buatlah daftar pengelolaan relasional Anda: tuliskan orang-orang yang ada dalam lingkaran pengaruh Anda. Tandai apakah setiap orang adalah seorang murid, belum percaya, atau tidak diketahui.

Luangkan waktu sebagai kelompok agar setiap orang dapat membuat daftarnya sendiri. Anda dapat menggunakan kertas atau alat digital dalam materi pelatihan Anda.

TINJAUAN

(1 min)

Konsep yang didengar dalam sesi ini:

Alat yang didengar dalam sesi ini:

  • Allah Memakai Orang-Orang Biasa
  • Pengertian sederhana dari Murid dan Jemaah Allah
  • Pernapasan Rohani adalah Mendengar dan Menaati Allah
  • Gaya Hidup Produsen bukan Konsumen
  • Pembacaan Alkitab SOAPS
  • Kelompok-kelompok Pertanggungjawaban
  • Cara Menghabiskan Satu Jam dalam Doa
  • Menjaga dan Memupuk Hubungan - Daftar 100

SESI INTENSIF 2

MEMERIKSA

(1 min)

Minta semua peserta dan fasilitator untuk melakukan registrasi.

Or six.zume.training/checkin and use code: 2341

BERDOA

(5 min)

Berdoa dan bersyukur kepada Allah atas cara Anda mengalami-Nya di sesi terakhir dan undanglah Roh Suci untuk memimpin waktu bersama kalian.

TINJAUAN

(1 min)

Dalam sesi ini, kita akan mendengar dan mendiskusikan konsep-konsep berikut ini:

Dan kami akan menambahkan alat-alat ini ke dalam perangkat alat kami:

  • Kebutuhan Rohani Ekonomi Kerajaan
  • Menyampaikan Visi tentang Berkah Terbesar
  • Pemuridan Anak Bebek - Memimpin Segera
  • Mata untuk Melihat Dimana Kerajaan Allah Tidak Hadir
  • Kisah Allah (Injil) dan Bagaimana Cara Memberitakannya
  • Permandian dan Bagaimana Melakukannya
  • Mempersiapkan Kesaksian 3 Menit Anda
  • Perjamuan Allah dan Bagaimana Cara Memimpinnya

READ

(5 min)

Kebutuhan Ekonomi Rohani

Dalam sesi ini, kita akan berbicara tentang KEBUTUHAN ROHANI Allah. Di dunia yang hancur ini, orang merasa dihargai ketika mereka mengambil, ketika mereka menerima dan ketika mereka mendapatkan sesuatu yang lebih daripada orang di sekitar mereka.

Dalam Kitab Suci-Nya, Allah memberi tahu umat-Nya - Sebab rancangan-Ku bukanlah rancanganmu, dan jalanmu bukanlah jalan-Ku. Allah menunjukkan kepada kita bahwa dalam kebutuhan di Kerajaan-Nya, kita dihargai bukan karena apa yang kita dapatkan - tetapi karena apa yang kita berikan. Allah berkata - Maka sekarang Aku akan menyelamatkan kamu, sehingga kamu dapat menjadi berkat. Isa berkata - Adalah lebih berbahagia memberi dari pada menerima. Memberikan apa yang Allah berikan kepada kita dan memberkati orang lain ketika Allah memberkahi kita adalah fondasi untuk PERNAPASAN ROHANI yang telah kita pelajari sebelumnya. Kita MENARIK NAPAS dan MENDENGAR dari Allah. Kita MENGELUARKAN NAPAS dan MENAATI apa yang kita dengar dan BERBAGI dengan orang lain.

Ketika kita setia untuk MENAATI dan MEMBERITAHUKAN apa yang telah Allah beritahukan kepada kita, maka Dia berjanji untuk memberitahukan lebih banyak hal lagi. Isa berkata - Barangsiapa yang setia dalam perkara-perkara kecil, ia setia juga dalam perkara-perkara besar.

Ini adalah jalan menuju wawasan yang lebih dalam, hubungan yang lebih akrab, dan menghidupi hidup berkelimpahan yang Allah rancangkan untuk kita jalani. Ini adalah cara kita dapat berjalan dalam pekerjaan baik yang telah Allah rancangkan untuk kita. Jika kita ingin mendapat pahala terbesar dari Allah, maka kita harus menerapkan dua hal yang Dia janjikan untuk memberkati.

Kta harus -

  • MENAATI dan MEMBAGIKAN

  • MELAKUKAN dan MENGAJARKAN

  • MENERAPKAN dan MENERUSKAN

  • segala sesuatu yang Allah perintahkan kepada kita.

Jika kita ingin orang lain menerima pahala terbesar dari Allah, maka kita harus menunjukkan kepada mereka cara melakukan hal yang sama juga. Ini adalah bagian utama dari menjadi murid dan bagian utama dari memuridkan.

  • Kita adalah PENGIKUT dan PEMIMPIN
  • Kita adalah PELAJAR dan GURU
  • Kita DIBERKATI dan MENJADI BERKAT

Allah tidak ingin kita menunggu sampai kita mengetahui segalanya sebelum kita mulai menaati dan berbagi. Hal itu tidak akan pernah terjadi. Allah tidak mengharapkan kita untuk menjadi dewasa sepenuhnya sebelum kita mulai melipatgandakan. Dia ingin kita berlipatganda segera.

Allah ingin kita menaati apa yang sudah kita ketahui dan membagikan apa yang sudah kita dengar. Kemudian Dia ingin kita mengajar orang lain untuk melakukan hal yang sama. Lagi pula - itulah makna menaati dan membagikan apa yang sudah diperintahkan kepada kita. Ini merupakan jalan menuju kedewasaan dan pertumbuhan.

DISKUSIKAN

(10 min)

  1. Apa saja perbedaan yang Anda lihat antara Kebutuhan Rohani Allah dan cara duniawi kita dalam menyelesaikan segala sesuatu?
  2. Menurut Anda mengapa Isa memilih orang biasa daripada cara lainnya untuk menyampaikan Kabar Baik-Nya?
  3. Apa yang perlu dilakukan agar Anda merasa lebih nyaman memberitakan Kisah Allah?

Isa berkata – “Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Suci turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yehuda dan Samaria dan sampai ke ujung bumi.”

DISKUSIKAN

(10 min)

  1. Apa yang terlintas di pikiran Anda ketika mendengar perintah Allah untuk menjadi “saksi” Nya dan menceritakan kisah-Nya?
  2. Menurut Anda mengapa Isa memilih orang biasa daripada cara lainnya untuk menyampaikan Kabar Baik-Nya?
  3. Apa yang perlu dilakukan agar Anda merasa lebih nyaman memberitakan Kisah Allah?

Injil

Tidak ada satu "cara terbaik" untuk menceritakan kisah Allah (juga disebut Injil), karena cara terbaik tergantung dengan siapa Anda sedang berbagi. Setiap murid hendaknya belajar menceritakan Kisah Allah dengan cara yang sesuai dengan kitab suci serta terhubung dengan orang yang di Injili.

Tinjau dua presentasi berikut ini dan pilih salah satu untuk dipraktikkan.

READ

(5 min)

Presentasi 1

Dalam sesi ini, kita akan belajar bagaimana cara membagikan KISAH ALLAH - Injil - dari Penciptaan hingga Penghakiman, dari awal peradaban manusia sampai kepada akhir zaman. Ada banyak cara untuk membagikan kisah Allah.

Cara terbaik akan tergantung pada orang yang Anda ajak berbagi dan pandangan mereka tentang dunia dan pengalaman hidup mereka.

Allah memakai hati yang mau berbagi untuk bekerja pada hati yang mau mendengar.

Itu adalah pekerjaanNya. Dia hanya mengundang kita untuk bergabung.

Salah satu cara untuk membagikan Kisah Allah adalah dengan cara menjelaskan apa yang terjadi dari Penciptaan hingga Penghakiman-Nya di akhir zaman. Ketika kita menceritakan Kisah Allah dengan cara ini, kita bisa membuat kisah itu panjang atau pendek, mendetail atau hanya secara garis besar tetapi selalu terhubung dengan budaya dari orang yang mendengar. Untuk membantu menceritakan Kisah-Nya di berbagai budaya dan pandangan dunia, Anda juga dapat menggunakan gerakan tangan yang membuatnya lebih mudah untuk dipelajari dan diajarkan.

Berikut adalah Kisah Allah tentang Kabar Baik -

Pada mulanya, Allah menciptakan bumi dan segala isinya. Dia menciptakan LAKI-LAKI PERTAMA dan WANITA PERTAMA. Dia menempatkan mereka di taman yang indah. Dia menjadikan mereka BAGIAN DARI KELUARGA-NYA dan memiliki HUBUNGAN DEKAT dengan mereka. Dia menciptakan mereka untuk HIDUP SELAMANYA. Tidak ada yang namanya kematian. Namun bahkan di tempat yang sempurna ini, manusia memberontak melawan Allah dan membawa DOSA dan PENDERITAAN masuk ke dunia. Allah MENGUSIR manusia dari taman itu. Hubungan antara manusia dan Allah telah HANCUR. Sekarang manusia harus menghadapi KEMATIAN.

Selama ratusan tahun, Allah terus mengirimkan NABI-NABI ke dunia. Mereka mengingatkan manusia atas dosa mereka tetapi juga memberi tahu tentang KESETIAAN Allah dan JANJI-NYA untuk mengirim seorang PENYELAMAT ke dunia.

Sang Juruselamat akan MEMULIHKAN hubungan dekat antara Allah dan Manusia. Sang Juruselamat akan MENYELAMATKAN manusia dari kematian. Sang Juruselamat akan memberikan KEHIDUPAN KEKAL dan hidup dengan manusia selamanya.

Allah sangat mengasihi kita sehingga saat waktunya tepat, Dia mengutus Anak-Nya ke dunia untuk menjadi Juruselamat. Isa adalah Anak Allah. Dia dilahirkan ke dunia melalui seorang perawan. Dia menjalani kehidupan yang sempurna. Dia tidak pernah berbuat dosa.

Isa mengajar orang-orang tentang Allah. Dia melakukan banyak mukjizat yang menunjukkan kebesaran kuasa-Nya. Dia mengusir banyak setan. Dia menyembuhkan banyak orang. Dia membuat orang buta melihat. Dia membuat orang tuli mendengar. Dia membuat orang lumpuh berjalan. Isa bahkan membangkitkan orang mati. Banyak pemimpin agama merasa TERANCAM dan IRI terhadap Isa. Mereka menginginkan Dia mati.

Karena Dia tidak berdosa, Isa tidak seharusnya mati. Namun Dia HARUS mati sebagai KURBAN bagi kita semua. Kematiannya yang menyakitkan menebus dosa manusia. Sesudah itu Isa dimakamkan di sebuah kuburan. Allah melihat PENGORBANAN Isa dan menerimanya. Allah menunjukkan penerimaanNya dengan cara membangkitkan Isa dari kematian pada hari ketiga.

Allah berkata bahwa jika kita PERCAYA dan MENERIMA pengorbanan Isa atas dosa-dosa kita - Jika kita BERBALIK dari dosa-dosa kita dan MENGIKUT Isa, Allah MENYUCIKAN KITA dari semua dosa dan MENYAMBUT kita kembali ke dalam keluarga-Nya.

Allah mengirimkan ROH SUCI untuk tinggal di dalam kita dan memampukan kita untuk mengikuti Isa. Kita DIPERMANDIKAN dalam air untuk menunjukkan dan memateraikan hubungan yang telah dipulihkan ini. Sebagai simbol kematian kita di kubur di bawah air. Sebagai simbol kehidupan baru, kita dibangkitkan dari air untuk mengikut Isa. Ketika Isa bangkit dari kematian, Ia menghabiskan waktu selama 40 hari di bumi.

Isa mengajar para pengikut-Nya untuk pergi kemanapun dan memberitakan kabar baik tentang keselamatan yang daripada-Nya kepada semua orang di seluruh dunia. Isa berkata - Pergilah, JADIKANLAH semua bangsa MURIDKU, dan PERMANDIKANLAH mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Suci, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, aku menyertai kamu senantiasa - sampai kepada akhir zaman.

Lalu Isa TERANGKAT ke surga di hadapan mata mereka. Suatu hari, Isa akan DATANG KEMBALI dengan cara yang sama dengan cara Ia pergi. Dia akan MENGHUKUM SELAMANYA mereka yang tidak mengasihi dan menaati-Nya. Dia akan MENERIMA dan MEMBERIKAN PAHALA SELAMANYA kepada orang-orang yang mengasihi dan menaati-Nya. Kita akan HIDUP SELAMANYA dengan-Nya di Langit Baru dan Bumi yang Baru.

SAYA PERCAYA dan MENERIMA pengorbanan Isa untuk menebus dosa-dosa saya. Dia telah menyucikan saya dan menerima saya kembali sebagai bagian dari keluarga Allah. Dia mengasihi saya, dan saya mengasihi Dia dan akan hidup bersama-Nya selamanya di kerajaan-Nya.

Allah mengasihi Anda dan ingin Anda menerima karunia ini juga. Apakah Anda ingin melakukannya sekarang?

READ

(5 min)

3 lingkaran

Selamat datang di Pelatihan Zume.

Di sesi ini, kita belajar membagikan Kisah Allah, Injil, dengan alat Tiga Lingkaran.

Ada banyak cara membagikan kisah Allah. Cara terbaik tergantung orang yang Anda bagikan dan cara pandangan dan pengalaman hidupnya.

Allah memakai hati yang mau berbagi, berusaha, dan mendengar.

Itu karya-Nya. Ia undang kita untuk bergabung.

Salah satu cara bagikan kisah Allah dengan gambar tiga lingkaran.

Kita hidup di dunia yang rusak. Kita mendengar kisah penderitaan, kematian, perang, penyakit, kecanduan. Di mana-mana. Tapi ini bukan rancangan Allah.

Rancangan Allah sempurna: dunia penuh kasih, sukacita, kesatuan, dan damai.

Kita menjauh dari rancangan sempurna Allah dan masuk dalam kehancuran melalui dosa.

Dosa artinya berpaling dari Allah dan ikut jalan sendiri. Dosa pisahkan kita dari Allah, jatuhkan kita dalam kehancuran, bawa kita pada kematian rohani.

Kita ingin keluar dari kehancuran, dengan mencoba berbagai cara.

Dengan narkoba dan alkohol. Lewat pekerjaan bagus atau menghasilkan uang banyak. Kita pikir, bisa melalui hubungan. Bahkan lewat agama. Kita pikir, berbuat baik, menolong orang bisa bebaskan kita.

Tak satu pun bisa memperbaiki masalah kehancuran.

Bahkan saat kita bisa lepas sejenak, kita terseret kembali ke awal.

Kebenaran yang sulit jika kita masih dalam kehancuran, di akhir hidup, Alkitab berkata kita terpisah selamanya dari Allah.

Alkitab menyebutnya neraka.

Tapi Allah tidak mau kita tetap hancur. Alkitab berkata Allah mengasihi kita, Ia utus Anak-Nya buka jalan bagi kita.

Isa datang ke dunia, hapus dosa kita dan lepaskan kita dari kehancuran.

Bagaimana Isa melakukannya?

Isa hidup sempurna. Isa satu-satunya yang tidak berdosa. Isa satu-satunya yang tetap dalam rencana Allah. Isa memberikan hidup-Nya yang sempurna demi kita.

Ia mati di salib, menebus dosa kita.

Jadi Isa, Anak Allah, mati untuk dosa kita.

Tiga hari setelah Isa mati dan dikubur, Ia bangkit dari kematian karena pengorbanan-Nya.

Allah menjadikan Isa Raja di surga dan di bumi.

Raja Isa buat jalan keluar bagi kita. Kata Allah jika kita BERTOBAT PERCAYA Isa mati untuk kita dan DIBAPTIS dalam nama Bapa, Anak, dan Roh Suci Allah akan bangkitkan kita seperti ISA, hidup baru dalam keluarga Allah selamanya.

Kita jalani hidup baru di dunia yang rusak dan menantikan Isa kembali, ciptakan langit dan bumi baru, di mana kita bersama Dia selamanya utuh sempurna.

Allah ingin kita BERTUMBUH dekat dengan-Nya. Allah ingin kita PULIH sesuai rencana-Nya yang sempurna.

Dalam keluarga Allah. Isa memberi kita misi, tujuan hidup, dan cara hidup terbaik.
Misi Isa bagi kita untuk PERGI. Isa mengutus kita seperti Bapa. Allah mengutus-Nya ke dunia yang rusak, menolong orang untuk bebas dan jadi keluarga-Nya selamanya.

Di tiga lingkaran dunia ini, hanya ada dua jenis orang. Yang jadi bagian rencana sempurna Allah. Jalani misi keselamatan Allah. Menyatukan Allah dengan keluarga-Nya selamanya atau orang yang masih rusak mencoba segalanya untuk bebas… Berharap ada yang selamatkan mereka.

Di mana Anda berada sekarang? Anda mau berada di mana?

Banyak cara untuk membagikan kisah Allah. Yang penting adalah membagikan.

Allah memakai hati yang mau berbagi, untuk sentuh hati yang mau dengar.

Itu karya-Nya. Ia mengajak kita ikut serta.

KEGIATAN

(45 min)

Memberitakan Kisah Allah (Injil)

Kisah Allah: Dari Penciptaan hingga Penghakiman

Pada mulanya, Allah menciptakan seluruh dunia dan segala isinya.

Dia menciptakan LELAKI PERTAMA dan WANITA PERTAMA. Dia menempatkan mereka di taman yang indah. Dia menjadikan mereka BAGIAN DARI KELUARGA-NYA dan memiliki HUBUNGAN YANG DEKAT dengan mereka.

Dia menciptakan mereka untuk HIDUP SELAMANYA. Tidak ada yang namanya kematian. Bahkan di tempat yang sempurna ini, manusia tetap memberontak terhadap Allah dan membawa DOSA dan PENDERITAAN masuk ke dunia. Allah MENGUSIR manusia dari taman itu. Hubungan antara manusia dan Allah TERPUTUS. Sekarang manusia harus menghadapi KEMATIAN. Selama ratusan tahun, Allah terus mengirimkan PARA NABI ke dunia. Mereka mengingatkan manusia akan dosanya namun juga memberitakan tentang KESETIAAN dan JANJI Allah untuk mengirim seorang JURUSELAMAT ke dunia.

Sang Juruselamat akan MEMULIHKAN hubungan karib antara Allah dan Manusia. Sang Juruselamat akan MENYELAMATKAN manusia dari kematian. Sang Juruselamat akan memberikan HIDUP KEKAL dan menyertai manusia selamanya. Allah begitu mengasihi kita sehingga ketika waktunya tepat, Ia mengutus Anak-Nya ke dunia untuk menjadi Juruselamat itu.

Isa Al-Masih adalah Anak Allah. Ia lahir ke dunia melalui seorang perawan. Ia menjalani hidup yang sempurna. Ia tidak pernah melakukan dosa. Isa mengajar orang-orang tentang Allah. Ia melakukan banyak mukjizat yang menunjukkan kuasa-Nya yang besar. Ia mengusir banyak setan. Ia menyembuhkan banyak orang. Ia membuat orang buta melihat. Ia membuat orang tuli mendengar. Ia membuat orang lumpuh berjalan. Isa bahkan membangkitkan orang mati. Banyak pemimpin agama yang merasa TERANCAM dan CEMBURU terhadap Isa.

Mereka ingin Dia dibunuh. Karena Ia tidak pernah berdosa, Isa seharusnya tidak mati.

Namun, Ia MEMILIH untuk mati sebagai KORBAN bagi kita semua. Kematian-Nya yang menyakitkan menghapus dosa-dosa umat manusia. Setelah ini, Isa dikuburkan di sebuah makam. Allah melihat PENGORBANAN yang Isa lakukan dan menerimanya. Allah menunjukkan penerimaan-Nya dengan cara membangkitkan Isa dari kematian pada hari ketiga.

Allah berkata bahwa jika kita PERCAYA dan MENERIMA pengorbanan Isa untuk dosa-dosa kita -- Jika kita BERTOBAT dari dosa-dosa kita dan MENGIKUT Isa, Allah MEMBERSIHKAN KITA dari segala dosa dan MENYAMBUT kita kembali ke dalam keluarga-Nya.

Allah mengirimkan ROH SUCI untuk tinggal di dalam kita dan memampukan kita untuk mengikut Isa. Kita DIPERMANDIKAN dalam air untuk menunjukkan dan menyegel hubungan yang telah dipulihkan ini.

Sebagai simbol kematian, kita dikubur di bawah air. Sebagai simbol hidup yang baru, kita diangkat keluar dari air untuk mengikut Isa.

Ketika Isa bangkit dari kematian, Ia menghabiskan waktu selama 40 hari di bumi.

Isa mengajarkan para pengikut-Nya untuk pergi ke mana saja dan memberitakan kabar baik tentang keselamatan-Nya kepada semua orang di seluruh dunia. Isa berkata - Pergi dan JADIKANLAH semua bangsa sebagai murid-Ku, PERMANDIKAN mereka dalam nama Allah Bapa, Sang Anak dan Roh Suci; dan AJARLAH mereka untuk menaati semua yang telah Kuperintahkan. Aku akan menyertai kamu senantiasa - bahkan sampai pada akhir zaman.

Kemudian Isa DIANGKAT di hadapan mereka ke surga. Suatu hari, Isa akan DATANG KEMBALI dengan cara yang sama seperti saat Ia pergi. Ia akan MENGHUKUM SELAMANYA mereka yang tidak mengasihi dan menaati-Nya. Ia akan MENERIMA dan MEMBERIKAN PAHALA SELAMANYA kepada mereka yang mengasihi dan menaati-Nya. Kita akan HIDUP SELAMANYA bersama-Nya di Langit dan di Bumi yang Baru.

SAYA PERCAYA dan MENERIMA pengorbanan yang Isa lakukan untuk dosa-dosa saya. Ia telah membersihkan saya dan memulihkan saya sebagai bagian dari keluarga Allah. Dia mengasihi saya, dan saya mengasihi Dia dan akan hidup bersama selamanya di kerajaan-Nya. Allah mengasihi Anda dan ingin Anda menerima karunia ini juga. Apakah Anda ingin melakukannya sekarang?

Berlatihlah cara menyampaikan Injil ini sendiri sampai Anda merasa nyaman untuk menceritakan kisahnya.

READ

(5 min)

Permandian

Isa berkata: "Pergi, jadikan semua bangsa murid-Ku, baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus…" Permandian - atau aslinya Baptizo - berarti membasahi atau merendam - seperti kain direndam dalam pewarna keluar sudah berubah.

Permandian menggambarkan hidup baru, tenggelam dalam gambaran Isa, berubah jadi taat kepada Allah. Gambaran kita mati terhadap dosa, seperti Isa mati bagi dosa kita; mengubur cara hidup lama kita, seperti Isa dikubur; lahir baru dalam hidup baru Al-Masih, seperti Isa bangkit dan hidup sampai kini.

Kalau belum pernah membaptis orang, mungkin terlihat menakutkan, tapi tak perlu takut. Berikut langkah sederhana. Cari air yang cukup dalam, untuk murid baru itu bisa terendam. Bisa di kolam, sungai, danau, atau laut. Di bak mandi atau cara lain menampung air.

Murid memegang salah satu tanganmu topang punggungnya dengan tangan lain.

Ajukan dua pertanyaan agar mereka paham keputusannya.

  • "Sudahkah kau terima Isa Al-Masih sebagai Allah dan Juruselamatmu?"
  • "Maukah kau taat dan layani Dia sebagai Rajamu sepanjang hidupmu?"

Jika mereka jawab "Ya" keduanya, katakan begini:

  • "Karena engkau telah mengakui imanmu kepada Isa, saya mempermandikan engkau dalam nama Bapa, Anak, dan Roh Suci."

Bantu mereka turun ke air, tenggelam sepenuhnya dan angkat Kembali.

Anda membaptis pengikut baru Isa - warga baru surga - anak baru Allah yang Hidup. Saatnya merayakan!

Permandian - sakramen pertama Isa untuk pengikut-Nya dan dasar dari Perangkat Zume.

DISKUSIKAN

(10 min)

  1. Apakah Anda pernah mempermandikan seseorang?
  2. Apakah Anda akan mempertimbangkan itu?
  3. Jika Amanat Agung dimaksudkan untuk setiap pengikut Isa, apakah artinya setiap pengikutNya diperbolehkan untuk mempermandikan orang lain? Mengapa atau mengapa tidak?

PENGINGAT PENTING - Apakah Anda sudah di permandikan?

Jika tidak, maka kami mendorong Anda untuk merencanakan ini bahkan sebelum satu sesi pelatihan ini lagi. Undanglah kelompok Anda untuk menjadi bagian dari hari penting ini ketika Anda merayakan mengatakan "Ya" kepada Isa.

TINJAUAN

(1 min)

Konsep yang didengar dalam sesi ini:

Alat yang didengar dalam sesi ini:

  • Kebutuhan Rohani Ekonomi Kerajaan
  • Menyampaikan Visi tentang Berkah Terbesar
  • Pemuridan Anak Bebek - Memimpin Segera
  • Mata untuk Melihat Dimana Kerajaan Allah Tidak Hadir
  • Kisah Allah (Injil) dan Bagaimana Cara Memberitakannya
  • Permandian dan Bagaimana Melakukannya
  • Mempersiapkan Kesaksian 3 Menit Anda
  • Perjamuan Allah dan Bagaimana Cara Memimpinnya

PENGINGAT PENTING - Kelompok Anda akan merayakan Perjamuan Kudus pada sesi berikutnya. Pastikan untuk mengingat apa saja yang dipelukan (roti dan anggur/jus).

Take a Break

TINJAUAN

(1 min)

Dalam sesi ini, kita akan mendengar dan mendiskusikan konsep-konsep berikut ini:

Dan kami akan menambahkan alat-alat ini ke dalam perangkat alat kami:

  • Kebutuhan Rohani Ekonomi Kerajaan
  • Menyampaikan Visi tentang Berkah Terbesar
  • Pemuridan Anak Bebek - Memimpin Segera
  • Mata untuk Melihat Dimana Kerajaan Allah Tidak Hadir
  • Kisah Allah (Injil) dan Bagaimana Cara Memberitakannya
  • Permandian dan Bagaimana Melakukannya
  • Mempersiapkan Kesaksian 3 Menit Anda
  • Perjamuan Allah dan Bagaimana Cara Memimpinnya

READ

(5 min)

Kesaksian Tiga Menit

Isa memberi tahu pengikut-Nya - "Kamu saksi dari semua ini." Sebagai pengikut Isa, kita juga "saksi" - yang "bersaksi" tentang dampak Isa dalam hidup kita. Kisah hubungan Anda dengan Allah disebut kesaksian Anda. Setiap orang punya kisah. Ini kesempatan melatih kisahmu.

Pilih satu atau dua pengikut untuk berlatih pilih lima nama dari Daftar 100. Pastikan pilih orang dalam kategori "belum percaya" atau "status rohani tak jelas." Latih kesaksian Anda - kisah Anda dengan Isa - minta rekan Anda pura-pura jadi salah satu dari lima yang dipilih. Latih kisah Anda agar lebih spesifik untuk setiap orang. Anda bisa cerita versi singkat kisah Anda dalam tiga menit.

Banyak cara membentuk kisah Anda, tapi ini cara yang efektif buat orang lain: Sampaikan pernyataan sederhana alasan Anda mengikut Isa. Ini cocok untuk orang yang baru percaya. Bagikan kisah Anda "sebelum" dan "sesudah" - seperti apa Anda sebelum kenal Isa dan bagaimana sekarang. Sederhana dan berkuasa.

Bagikan kisah Anda "bersama" dan "tanpa" - hidup Anda "bersama Isa" dan bagaimana hidup "tanpa Dia". Versi ini cocok Jika Anda percaya sejak muda.

Setelah Anda selesai, giliran rekan Anda. Terus bergantian sampai selesai dengan kelimanya. Ingin berdampak lebih besar lagi?

Waktu bersaksi, pikirkan sebagai proses tiga bagian:

  • Kisah mereka - Minta orang yang Anda ajak bicara berbagi tentang perjalanan rohani mereka.
  • Kisah Anda - Bagikan kesaksian Anda sesuai pengalaman mereka.
  • Kisah Allah - Akhirnya bagikan kisah Allah dengan cara yang sesuai cara pandang, nilai, dan prioritas mereka.

Jika Anda khawatir bagaimana memulainya - sederhanakan.

Bagikan pernyataan mengapa Anda memutuskan ikut Isa. Allah dapat pakai kisah Anda untuk mengubah hidup, tapi ingat - Anda yang harus menceritakannya.

Kesaksian Tiga Menit Anda alat sederhana dalam Perangkat Zume.

KEGIATAN

(30 min)

Kesaksian Tiga Menit

**Tiga Jenis Dasar Kesaksian **

Ada banyak cara untuk membuat cerita Anda, tetapi berikut ini adalah beberapa cara yang kami lihat berhasil:

  • Pernyataan Sederhana - Anda dapat membagikan pernyataan sederhana tentang alasan Anda memilih untuk mengikut Isa. Cara ini baik untuk orang percaya baru.
  • Sebelum dan Sesudah - Anda dapat membagikan kisah "sebelum" dan "sesudah" - seperti apa kehidupan Anda sebelum mengenal Isa dan seperti apa kehidupan Anda sekarang. Sederhana dan berkuasa.
  • Dengan dan Tanpa - Anda dapat membagikan kisah "dengan" dan "tanpa" Anda - seperti apa kehidupan Anda "dengan Isa" dan seperti apa jadinya "tanpa Dia". Versi kisah kesaksian ini cocok jika Anda sudah beriman sejak muda.

Tiga Cara untuk Membagikan Kesaksian Anda

Saat membagikan cerita Anda, ada baiknya untuk menganggapnya sebagai bagian dari proses tiga bagian:

  • Kisah Mereka - Mintalah orang yang Anda ajak bicara untuk berbagi tentang perjalanan rohani mereka.
  • Kisah Anda - Kemudian bagikan Kesaksian Anda yang dibentuk berdasarkan pengalaman mereka.
  • Kisah Allah - Akhirnya bagikan kisah Allah dengan cara yang sesuai dengan pandangan dunia, nilai-nilai, dan prioritas mereka.

Kesaksian Anda tidak harus panjang atau tidak perlu berbagi terlalu banyak detail agar bisa berdampak. Bahkan, membatasi cerita agar jadi sekitar 3 menit akan menyisakan waktu untuk pertanyaan dan percakapan yang lebih mendalam. Jika Anda khawatir bagaimana cara memulainya - buatlah sederhana. Allah dapat menggunakan kisah Anda untuk mengubah hidup orang lain, tetapi ingat - Anda sendiri yang harus menceritakannya.

READ

(5 min)

Berkah Besar, Lebih Besar dan Terbesar

Dalam sesi ini, kita akan membahas tentang BERKAH ALLAH YANG BESAR, YANG LEBIH BESAR dan TERBESAR dan bagaimana Anda dapat membagikannya kepada orang lain. Saat seseorang memutuskan untuk mengikut Isa, bagaimana Anda dapat membantu mereka untuk berjalan di jalan yang benar? Bagaimana cara Anda membantu mereka agar menjadi produsen di kerajaan Allah dan bukan hanya konsumen biasa? Bagaimana Anda dapat membantu mereka menerima semua berkah yang Allah mau berikan?

Saya memulai dengan cara memberitahu mereka ini...

  • Mengikut Isa merupakan suatu berkah.
  • Memimpin orang lain untuk mengikut Isa merupakan berkah besar.
  • Memulai sebuah keluarga rohani baru merupakan berkah yang lebih besar.
  • Memperlengkapi orang lain untuk memulai keluarga rohani baru merupakan berkah terbesar dari Allah.

Anda telah memilih untuk mengikut Isa dan Allah telah memberkahi Anda. Saya ingin Anda memiliki berkah Allah yang besar, berkah yang lebih besar dan juga berkah terbesar. Dapatkah saya menunjukkan Anda caranya?

Jika mereka ingin tahu lebih banyak, saya meminta mereka untuk membuat daftar 100 dari orang-orang yang sudah mereka kenal. Kemudian saya meminta mereka untuk memilih lima orang dari daftar tersebut - lima orang yang tidak mengenal Isa - lima orang yang ingin mereka Injili dengan segera.

Mengikut Isa merupakan suatu berkah. Dengan siapa lagi Anda ingin membagikan berkah ini?

Saya mengajarkan mereka untuk membagikan KESAKSIAN mereka - kisah mengenai apa yang Allah lakukan dalam hidup mereka. Saya mengajarkan mereka untuk memberitakan INJIL - kisah tentang apa yang Allah lakukan di dunia. Saya mengajar mereka bagaimana cara membagikan tentang berkah Allah yang besar, lebih besar dan yang terbesar.

Saya meminta mereka untuk berlatih hal tersebut satu kali untuk masing-masing dari lima orang yang telah mereka pilih untuk berbagi. Pertama berbagi kisah mereka. Lalu kisah Allah. Lalu berkah Allah. Setiap kali, saya berpura-pura menjadi salah satu dari kelima orang dari daftar mereka. Setiap kali, mereka membagikan kisah mereka. Mereka membagikan kisah Allah. Mereka mengajak saya untuk menjadi pengikut Isa juga. Mereka mengajarkan tentang berkah Allah yang besar, lebih besar dan terbesar. Setiap kali, saya mengajukan pertanyaan kepada mereka atau memberikan komentar yang saya pikir orang itu mungkin tanyakan. Setelah kami berlatih, saya meminta untuk bertemu mereka lagi - kalau memungkinkan dua hari kemudian - untuk melihat bagaimana cara mereka membagikan.

Saya ingin memberi mereka waktu yang cukup untuk bertemu dengan lima orang dari daftar mereka, tetapi saya tidak ingin memberi terlalu banyak waktu hingga mereka menunda atau lupa.

Saya selalu meminta nomor telepon atau alamat email atau cara lain untuk tetap dapat berhubungan. Saya berdoa bersama mereka agar Allah memberikan kata-kata yang tepat sama seperti yang telah mereka bagikan kepada saya.

Dua hari kemudian, kami bertemu lagi dan membahas tentang bagaimana proses mereka saat membagikan.

Jika mereka belum membagikan, saya menyarankan untuk berlatih dengan mereka lagi. Saya menawarkan diri untuk pergi bersama mereka ke salah satu dari kelima orang yang mungkin dapat dikunjungi. Saya melakukan semua yang saya bisa untuk membantu mereka mulai berbagi. Tapi saya tidak akan membicarakan hal-hal yang baru. Saya ingin memberikan mereka kesempatan terbaik untuk setia dengan apa yang sudah mereka pelajari.

Jika mereka menolak atau membuat alasan, saya bertanya kepada Allah apakah ini benar-benar "tanah yang subur" yang akan berbuah bagi kerajaan-Nya atau apakah ada tempat lain di mana saya harus memberikan lebih banyak waktu.

Jika mereka membagikan - kita merayakannya!

Bahkan jika tidak ada seorang pun dari daftar yang jadi percaya, saya senang bahwa mereka telah MENDENGAR, MENAATI, dan MEMBAGIKAN. Itulah makna kesetiaan. Karena mereka setia dengan hal yang kecil, saya ingin berbagi lebih banyak.

Saya berbagi tentang PERMANDIAN dan memberi mereka alat lain yang dapat mereka gunakan seperti ____ atau _____ minta mereka untuk memilih beberapa orang lainnya dari daftar 100 mereka - orang-orang yang tidak mengenal atau tidak mengikuti Isa.

Kemudian saya latihan dengan mereka - sama seperti sebelumnya - dengan kisah mereka, dengan kisah Allah dan dengan berkah Allah. Lalu kami berdoa. Sskarang, jika mereka telah membagikan DAN ada orang dari daftar mereka yang percaya, kami benar-benar MERAYAKANNYA!

Keluarga Allah semakin besar! Saya selalu bertanya apakah mereka berbagi tentang berkah yang besar, lebih besar dan terbesar, karena inilah yang membuat keluarga Allah terus bertumbuh.

Jika mereka tidak berbagi tentang berkah Allah, kami mengulanginya lagi - berkah, bagaimana pengikut Isa yang baru dapat membuat daftar, bagaimana mereka dapat membagikan kisah mereka, membagikan kisah Allah dan membagikan berkah - semua agar pengikut Isa yang baru dapat belajar cara berbagi juga.

Setelah kita berlatih, saya menyuruh mereka kembali ke orang percaya baru itu sehingga mereka dapat terus berbagi. Tetapi bagaimana dengan mereka yang telah membagikan DAN seseorang dalam daftar mereka menjadi percaya DAN mereka yang membagikan berkah?

Ketika itu terjadi saya BERBAHAGIA.

Orang ini adalah apa yang disebut oleh firman Allah "tanah yang subur" - seseorang yang dapat menumbuhkan keluarga Allah dengan cara yang lebih hebat dari apa yang pernah saya lihat! Setiap kali saya menemukan seseorang seperti ini, saya sering membuat rencana untuk bertemu dengan mereka. Saya berinvestasi dalam pertumbuhan rohani mereka.

Saya membagikan pelajaran baru seperti PERMANDIAN dan cara memulai KELOMPOK TIGA-PER-TIGA. Sekarang mereka dapat mulai menumbuhkan keluarga rohani - dimulai dengan pengikut Isa yang sama.

Karena mereka begitu setia, saya bersemangat untuk membagikan sebanyak mungkin dan melihat apa yang akan Allah lakukan selanjutnya. Selalu selangkah demi selangkah. Selalu beri mereka kesempatan untuk BELAJAR, MENAATI, dan MEMBAGIKAN apa yang mereka ketahui.

Saya juga berdoa untuk orang ini - sesering yang saya bisa - berterima kasih kepada Allah karena mengizinkan saya untuk berbagi dan belajar dengan mereka dan selalu meminta Dia untuk memberi mereka BERKAH TERBESAR.

DISKUSIKAN

(10 min)

  1. Apakah ini pola yang juga diajarkan ketika Anda pertama kali mulai mengikut Isa? Jika tidak, apa yang berbeda?
  2. Setelah Anda menjadi orang percaya, berapa lama itu sebelum Anda mulai memuridkan orang lain?
  3. Apa yang Anda pikirkan akan terjadi jika pengikut baru langsung mulai berbagi dan memuridkan orang lain?

READ

(5 min)

Pemuridan Anak Bebek

Selamat datang kembali di Pelatihan Zume. Dalam sesi ini, kita akan mempelajari bagaimana anak bebek yang baru belajar bergerak dapat membantu kita memahami dua prinsip yang paling penting dalam pemuridan.

Pernahkah Anda melihat sekelompok bebek keluar untuk berjalan-jalan?

Tak peduli dibagian dunia mana pun Anda berada, maka akan selalu terlihat sama. Induk Bebek yang memimpin dan anak-anaknya mengikuti - satu per satu - semua berurutan. Induk Bebek memimpin. Anak Bebek mengikuti.

Tetapi jika Anda perhatikan lebih jauh, Anda akan melihat suatu fakta yang lain. Setiap bebek kecil sebenarnya memainkan dua peran - pada saat yang sama. Setiap anak bebek adalah PENGIKUT, karena mengikuti Induk Bebek atau bebek lain yang berjalan tepat di depannya.

Dan, pada waktu yang sama - Setiap anak bebek kecil adalah PEMIMPIN, karena mereka juga menuntun bebek (atau anak bebek) yang berjalan di belakangnya.

Jadi, apakah si anak bebek ini adalah PENGIKUT atau PEMIMPIN? Jawabannya adalah keduanya. Dan itulah mengapa bebek yang sedang "jalan-jalan" erat kaitannya dengan bagaimana cara memuridkan.

Allah ingin keluarga-Nya untuk berkembang - oleh karena itu Dia mengharapkan setiap pengikut menjadi pemimpin, setiap orang percaya menjadi orang yang memberitakan, dan setiap murid yang juga memuridkan - pada waktu yang sama.

Salah satu perangkap di mana kita sering jatuh ke dalamnya, sebagai murid dan yang memurudkan, adalah keyakinan yang salah bahwa kita harus tahu segalanya, atau banyak hal, sebelum kita membagikan apa pun. Tetapi bukan begitu cara kerja pemuridan.

Murid-murid itu seperti anak bebek. Untuk menjadi pemimpin, mereka tidak harus tahu segalanya. Mereka hanya harus selangkah lebih maju. Allah ingin keluarga-Nya semakin bertumbuh dalam kesetiaan - dan karenanya Dia mengharapkan setiap pemimpin untuk menjadi seorang pengikut, setiap orang yang membagikan menjadi orang percaya, dan setiap orang yang memuridkan untuk menjadi murid - pada saat yang sama juga.

Perangkap lain yang kita seringkali jatuh, sebagai murid dan orang yang memuridkan, adalah kepercayaan yang salah bahwa seseorang, di suatu tempat tahu segalanya dan jika kita bertemu dan mengikutinya, maka kita siap.

Tetapi itu juga bukan cara kerja pemuridan.

Di dalam Kerajaan Allah, hanya ada satu "Induk Bebek" yang kita semua ikuti - dan itu adalah Isa Al-masih. Tidak ada misionaris. Tidak ada pendeta. Tidak ada dosen seminari. Hanya Isa yang layak kita percayai sepenuhnya.

Kita semua sedang berada "dalam proses." Akan selalu ada orang yang lebih dekat dengan Isa yang bisa kita ikuti. Dan akan selalu ada orang yang jauh dari Allah yang bisa kita pimpin. Tetapi tidak peduli posisi kita, mata kita - dan hati kita - harus selalu sepenuhnya tertuju pada Isa.

Di dalam Kitab Suci, Paulus, yang menulis banyak kitab dari Perjanjian Baru dan memulai banyak jemaah mula-mula, tidak hanya menulis - "jadilah pengikutku." Dia menulis, "Jadilah pengikutku, sama seperti aku juga menjadi pengikut Isa Al-masih."

Paulus tahu apa yang diketahui anak bebek di mana-mana dan apa yang harus diketahui setiap murid juga - setiap pemimpin dalam Kerajaan Allah harus menjadi pengikut - dan kita semua mengikuti Isa.

Di dalam Kitab Suci, Paulus juga menulis: "Apa yang telah engkau dengar dariku, hendaklah kau amanatkan kepada orang-orang yang dapat dipercaya, yang sanggup mengajar orang-orang lain juga."

Paulus tahu apa yang diketahui anak bebek di mana-mana dan apa yang harus diketahui setiap murid juga. Setiap pengikut dalam Kerajaan Allah harus menjadi pemimpin - dan kita semua harus memimpin seperti Isa, menyerahkan hidup kita untuk orang lain.

Jika Anda ingin melihat keluarga Allah untuk berkembang dan semakin setia, maka pikirkanlah untuk memuridkan seperti anak bebek - menjadi pengikut dan pemimpin pada waktu yang bersamaan.

DISKUSIKAN

(10 min)

  1. Apa satu area dalam pemuridan (membaca/memahami Kitab Suci, berdoa, berbagi Kisah Allah, dll) yang Anda ingin pelajari lebih lanjut? Siapakah orang yang dapat membantu Anda belajar?
  2. Apa satu bidang pemuridan yang Anda rasa dapat anda bagikan dengan orang lain? Dengan siapa Anda dapat berbagi?

READ

(5 min)

Mata untuk Melihat Dimana Kerajaan Allah Tidak Hadir

Dalam sesi ini, kita akan belajar bagaimana para murid berlipat ganda jauh dan cepat ketika mereka mulai melihat di mana Kerajaan Allah tidak ada.

Sebagai manusia, kita memikirkan, memusatkan pikiran dan bekerja untuk hal-hal yang dapat kita lihat saja. Kita menyebutnya sebagai kenyataan. Yaitu segala sesuatu sebagaimana adanya. Tetapi kerajaan Allah akan bertumbuh lebih cepat ketika kita fokus pada hal-hal yang tidak dapat kita lihat. Hal-hal yang tidak ada. Atau hal-hal yang belum ada.

Ada tempat-tempat di sekitar kita di mana kehendak Allah tidak dilakukan di bumi seperti di surga - suatu celah besar di mana kehancuran, penindasan, rasa sakit, penderitaan dan bahkan kematian adalah bagian dari kehidupan sehari-hari yang normal.

Setiap murid - setiap pengikut Isa - perlu dapat melihat bukan hanya di mana Kerajaan Allah hadir, tetapi di mana kerajaan Allah tidak hadir. Pekerjaan Kerajaan adalah memasuki celah-celah itu dan masuk ke tempat-tempat gelap itu dan bekerja untuk menutup jurang dan membawa cahaya dan kehidupan selama kita hidup di bumi ini.

Kita dapat melihat di mana Kerajaan Allah tidak hadir dalam dua cara - melalui orang-orang yang sudah kita kenal dan melalui orang-orang yang belum kita temui.

Cara pertama adalah melalui orang-orang yang sudah kita kenal - HUBUNGAN YANG BERKELANJUTAN dengan teman dan keluarga, rekan kerja, teman sekelas, tetangga, dan lainnya. Ini adalah cara Kisah Allah menyebar paling CEPAT. Kami mencintai dan peduli dengan orang-orang ini karena kami sudah mengenalnya. Itu wajar.

Isa menceritakan kisah seorang pria kaya yang egois - sombong dalam hidup dan sekarang dihukum di neraka. Orang kaya itu memohon - "kirim Lazarus ke rumah ayahku. Biarkan dia memperingatkan lima saudara saya, jadi mereka tidak akan datang ke tempat yang mengerikan ini. "

Isa menunjukkan kepada kita bahwa, orang yang egois pun dan menderita memiliki cinta dan perhatian bagi mereka yang dekat dengan mereka.

Orang-orang yang kita kenal ditempatkan dalam kehidupan kita karena Allah mengasihi kita dan ingin kita mencintai mereka. Kita perlu menjadi pengurus yang baik dari hubungan itu dengan kasih dan kesabaran serta ketekunan. Murid berlipat ganda ketika mereka peduli terhadap orang-orang yang ditempatkan Allah di sekitar mereka dan mereka memiliki rencana untuk melakukan sesuatu.

Anda dapat membantu meningkatkan kepedulian mereka dan membuat rencana sederhana untuk berlipat ganda hanya dalam beberapa langkah. Begini caranya - Mintalah mereka membuat daftar 100 orang yang sudah mereka kenal. Mintalah mereka membagi daftar itu menjadi 3 kategori:

  • Mereka yang mengikut Isa.
  • Mereka yang tidak mengikut Isa.
  • Mereka yang tidak yakin apakah mereka mau mengikuti atau tidak.

Untuk para pengikut - para murid dapat memperlengkapi dan mendorong mereka untuk menjadi lebih berbuah dan setia. Untuk non-pengikut - murid dapat belajar bagaimana berbagi dan memperkenalkan mereka kepada Allah yang pengasih. Bagi mereka yang tidak yakin - murid dapat belajar menginvestasikan waktu mereka dan belajar lebih banyak.

Ada juga cara kita melihat di mana Kerajaan Allah tidak hadir melalui orang-orang yang belum kita temui. Ini adalah orang-orang DI LUAR HUBUNGAN KITA - orang yang tidak kita kenal, tetangga kita yang tidak pernah mengatakan lebih dari "halo", pengusaha dan wanita yang berpapasan dengan kita di jalanan, orang asing di setiap desa, kota atau kota yang belum pernah kita kunjungi.

Isa berkata - Jadikanlah semua bangsa murid-Ku. Isa berkata - dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yehuda dan Samaria dan sampai ke ujung bumi.

Membagikan kepada orang yang kita kenal adalah cara Kisah Allah menyebar PALING CEPAT. Membagikannya kepada orang-orang yang belum kita kenal adalah cara Kisah Allah menyebar PALING JAUH.

Jika kita mengasihi dan peduli dengan orang-orang ini yang tidak kita kenal, itu bukan sesuatu yang terjadi secara alami. Itu adalah sesuatu yang supernatural dan bukti Roh Kudus bekerja dalam hidup kita. Yang paling disukai Allah adalah yang terkecil, yang terakhir dan yang terhilang. Dia curahkan hati-Nya untuk orang-orang ini berulang kali.

Jika kita ingin menjadi seperti Allah, maka kita harus menginvestasikan hidup kita pada orang-orang ini. Allah memerintahkan kita untuk pergi. Dan bagian dari pergi adalah pergi tidak hanya kepada mereka yang dekat tetapi juga bagi mereka yang tinggal di sudut-sudut dunia yang paling gelap di dunia - orang-orang yang kadang-kadang bahkan tidak pernah mendengar nama Isa.

Firman Allah berkata - Allah menentang orang yang sombong tetapi memberi rahmat kepada yang rendah hati. Sebagai pengikut Isa kita harus memberikan anugerah sebagaimana Dia memberikannya - kepada yang rendah hati, kepada yang putus asa, dan kepada yang tersesat. Murid berlipat ganda ketika mereka peduli dengan orang-orang yang ditempatkan Allah dalam hidup mereka. Murid bertambah banyak ketika mereka peduli pada orang-orang yang ditempatkan Allah di tempat yang jauh dari mereka. Tetapi mereka masih membutuhkan rencana.

Anda dapat membantu meningkatkan kepedulian seorang murid bagi orang lain dan membuat rencana sederhana untuk berlipat-ganda dengan melatih mereka untuk mencari orang-orang yang sudah Allah siapkan untuk mendengar. Isa berkata - Kalau kamu memasuki suatu rumah, katakanlah lebih dahulu, "Damai sejahtera bagi rumah ini." Dan jikalau di situ ada orang yang layak menerima damai sejahtera, maka salammu akan tinggal diatasnya. Tetapi jika tidak salammu itu akan kembali padamu.

Kita menyebut orang yang Allah telah siapkan untuk mendengar dengan sebutan ORANG DAMAI - seseorang yang tanggap terhadap pesan Allah dan setia dalam MENAAATI dan MEMBAGIKANNYA dengan orang lain. Di tempat di mana kita mengenal sangat sedikit orang, mungkin bisa membagikannya kepada teman-teman, keluarga, rekan kerja, teman sekelas dan tetangga Anda, kita melatih orang damai bagaimana menjangkau teman-teman, keluarga, rekan kerja, teman sekelas dan tetangga mereka.

Tetapi hasil terbaik selalu datang ketika kita fokus pada orang yang setia. Ingatlah bahwa kesetiaan ditunjukkan melalui cara MENAATI apa yang Allah perintahkan kepada kita dan MEMBAGIKANNYA dengan orang lain. Orang yang setia yang taat dan berbagi seperti tanah yang baik yang dikatakan Isa.

Isa berkata - Dan sebagian jatuh di tanah yang baik, ia tumbuh dengan suburnya dan berbuah, hasilnya ada yang tiga puluh kali lipat, ada yang enam puluh kali lipat, ada yang seratus kali lipat.

  • Orang yang setia tidak memiliki hati yang keras yang menolak Firman Allah.
  • Orang yang setia tidak akan menyerah ketika mereka dianiaya atau waktu hidup menjadi sulit.
  • Orang yang setia tidak terganggu oleh kekhawatiran dunia ini atau kekayaan yang sifatnya hanyalah sementara.
  • Orang yang setia seperti orang yang kerasukan setan di Gerasa yang mematuhi dan memberitakan apa yang ditlakukan Isa kepadanya.

Satu orang setia yang taat dan pergi memberitakan akan menghasilkan banyak, banyak orang yang ingin mengenal Isa lebih dalam.

Membuka mata kita untuk melihat di mana Kerajaan tidak hadir dan menjangkau orang-orang yang kita kenal dan orang-orang yang belum kita kenal adalah cara untuk mencapai pelipatgandaan murif dan Kerajaan Allah berkembang pesat dan cepat.

DISKUSIKAN

(10 min)

  1. Dengan siapa Anda lebih nyaman untuk berbagi - orang yang Anda kenal atau orang yang belum pernah Anda temui sebelumnya?
  2. Menurut Anda mengapa demikian?
  3. Bagaimana agar Anda menjadi lebih baik dalam berbagi dengan orang yang Anda rasa kurang nyaman?

READ

(5 min)

Perjamuan Allah dan Bagaimana Cara Memimpinnya

Isa berkata - " Akulah roti hidup yang turun dari sorga. Yang makan roti ini akan hidup selamanya. Roti ini daging-Ku, yang Kuberikan untuk hidup dunia."

Perjamuan Kudus atau "Perjamuan Allah" adalah cara merayakan hubungan yang akrab dan berkelanjutan dengan Isa.

Berikut cara merayakannya --

Ketika Anda berkumpul sebagai pengikut Isa, luangkan waktu untuk merenungkan, pikirkan dan akui dosamu dalam diam.

Minta seseorang membaca Kitab Suci -- " Apa yang kuteruskan kepadamu, kuterima dari Tuhan, Isa, pada malam waktu Ia diserahkan, mengambil roti; Ia mengucap syukur, memecahkannya dan berkata, "Tubuh-Ku, diserahkan bagi kamu; perbuat ini jadi peringatan akan Aku." (1 Korintus 11:23-24)

Bagikan roti yang disiapkan, lalu makan.

Lanjutkan membaca -- " Demikian juga Ia mengambil cawan, lalu berkata, 'Cawan ini perjanjian baru oleh darah-Ku; perbuatlah ini, menjadi peringatan akan Aku.'" (1 Korintus 11:25)

Bagikan jus atau anggur yang Anda siapkan, lalu minum.

Selesaikan bacaan -- "Setiap kamu makan roti dan minum cawan ini, kamu memberitakan kematian-Nya sampai Ia datang. " (1 Korintus 11:26)

Anda sudah ikut dalam Perjamuan Allah.

Rayakan dengan doa atau nyanyian - Anda milik-Nya, Dia milikmu!

Perjamuan Allah sakramen kudus dari Jemaat Pertama bagian penting dari Perangkat Zume.

KEGIATAN

(10 min)

Perjamuan Allah

Ketika Anda berkumpul sebagai pengikut Isa:

  1. Luangkan waktu dalam renungan yang tenang, pikirkan dan akui dosa-dosa Anda dalam hati.
  2. Ketika Anda siap, minta seseorang untuk membaca ayat dari Kitab Suci ini - Karena apa yang telah kuteruskan kepadamu, telah kuterima dari Alllah, yaitu bahwa Isa, pada malam waktu Ia diserahkan, mengambil roti dan setelah mengucap syukur atasnya, Ia memecah-mecahkannya dan berkata: "Inilah tubuh-Ku, yang diserahkan bagi kamu; perbuatlah ini menjadi peringatan akan Aku." (1 Korintus 11:23-24)
  3. Bagikanlah roti yang telah kamu siapkan bagi kelompokmu, dan makanlah.
  4. Lanjutkan membaca - Demikian pula Ia mengambil cawan sesudah makan malam, katanya: "Cawan ini adalah perjanjian baru oleh darah-Ku; perbuatlah ini, setiap kali kamu meminumnya, menjadi peringatan akan Aku." (1 Korintus 11:25)
  5. Bagikan jus atau anggur yang telah kamu siapkan bagi kelompokmu, dan minumlah.
  6. Selesaikan bacaan: Sebab setiap kali kamu makan roti ini dan minum cawan ini, kamu memberitakan kematian Isa sampai Ia datang. (1 Korintus 11:26)

Rayakan dengan doa atau lagu pujian. Anda telah mengambil bagian dalam Perjamuan Kudus. Anda adalah milik-Nya, dan Dia adalah milik Anda!

TINJAUAN

(1 min)

Konsep yang didengar dalam sesi ini:

Alat yang didengar dalam sesi ini:

  • Kebutuhan Rohani Ekonomi Kerajaan
  • Menyampaikan Visi tentang Berkah Terbesar
  • Pemuridan Anak Bebek - Memimpin Segera
  • Mata untuk Melihat Dimana Kerajaan Allah Tidak Hadir
  • Kisah Allah (Injil) dan Bagaimana Cara Memberitakannya
  • Permandian dan Bagaimana Melakukannya
  • Mempersiapkan Kesaksian 3 Menit Anda
  • Perjamuan Allah dan Bagaimana Cara Memimpinnya

SESI INTENSIF 3

MEMERIKSA

(1 min)

Minta semua peserta dan fasilitator untuk melakukan registrasi.

Or six.zume.training/checkin and use code: 3455

BERDOA

(5 min)

Berdoa dan bersyukurlah kepada Allah atas caraNya bekerja melalui kesaksian umat-Nya. Undanglah Roh Suci untuk memimpin waktu Anda bersama.

TINJAUAN

(1 min)

Dalam sesi ini, kita akan mendengar dan mendiskusikan konsep-konsep berikut ini:

Dan kami akan menambahkan alat-alat ini ke dalam perangkat alat kami:

  • Orang Damai dan Bagaimana Cara Menemukannya?
  • Kesetiaan Lebih Baik daripada Pengetahuan
  • Pola Doa BLESS
  • Doa Keliling dan Bagaimana Cara Melakukannya
  • Pola Pertemuan Kelompok 3/3

READ

(5 min)

Doa Keliling

Allah berfirman kita harus "naikkan permohonan, doa syafaat, ucapan syukur untuk semua orang, untuk raja dan pembesar -- agar kita hidup tenang dan tenteram dalam kesalehan dan kehormatan. Itu baik dan menyenangkan Allah, Juruselamat kita, yang mau semua orang selamat dan tahu akan kebenaran.

Doa Keliling adalah cara sederhana menaati perintah Allah mendoakan orang lain. Doa Keliling seperti namanya - berdoa kepada Allah sambil jalan.

Bukan tutup mata dan tundukkan kepala, kita tetap buka mata pada kebutuhan sekitar kita dan rendahkan hati, minta Allah turun tangan. Anda bisa Doa Keliling berdua atau bertiga atau sendiri.

Jika berkelompok - minta semua berdoa dengan nyaring, bicara dengan Allah apa yang semua orang lihat dan kebutuhan yang Allah tanam di hati.

Jika sendiri - berdoalah dalam hati atau bersuara jika berdoa dengan orang yang Anda temui.

Empat cara untuk tahu yang harus didoakan selama Doa Keliling:

  • Observasi -- Apa yang Anda lihat? Jika lihat mainan anak di halaman, Anda bisa berdoa bagi anak-anak sekitar, untuk keluarga atau sekolah di sana.
  • Riset -- Apa yang Anda tahu? Jika Anda baca tentang lingkungan itu, Anda mungkin tahu tentang orang-orang di sana, atau jika banyak kejahatan atau ketidakadilan. Berdoalah dan minta Allah bertindak.
  • Pewahyuan -- Roh Kudus mungkin menyadarkan hati Anda atau bawa ide untuk kebutuhan atau doa tertentu. Dengar - dan doakan!
  • Kitab Suci -- Anda mungkin telah baca Firman Allah untuk persiapan atau saat berjalan, Roh Kudus ingatkan sebuah ayat. Doakan ayat itu dan dampaknya pada orang-orang di sana.

Berikut lima bidang pengaruh yang bisa Anda fokuskan saat doa keliling:

  • Pemerintah -- Cari dan doakan pusat Pemerintahan seperti gedung pengadilan, gedung komisi, atau kantor polisi. Doakan perlindungan wilayah itu, untuk keadilan dan hikmat Allah bagi pemimpinnya.
  • Usaha dan Bisnis -- Cari dan doakan pusat Perdagangan seperti kawasan keuangan atau area belanja. Doakan investasi yang benar dan pengelolaan yang baik. Doakan keadilan ekonomi dan kesempatan dan para dermawan yang murah hati dan saleh yang mengutamakan orang dibanding keuntungan.
  • Pendidikan -- Cari dan doakan pusat Pendidikan seperti sekolah dan gedung administrasi, pusat kejuruan, perguruan tinggi dan universitas. Doakan pendidik yang saleh mengajar kebenaran Allah dan melindungi pikiran siswa mereka. Doakan agar Allah campur tangan dalam setiap upaya untuk menentang kebohongan atau kekacauan. Doakan agar tempat ini melahirkan warga yang bijak yang punya hati melayani dan memimpin.
  • Komunikasi -- Cari dan doakan pusat Komunikasi seperti stasiun radio, tv, dan penerbit surat kabar. Doakan agar Kisah Allah dan kesaksian para pengikut-Nya tersebar ke seluruh kota dan dunia. Doakan agar pesan-Nya disampaikan lewat perantara-Nya kepada umat-Nya dan agar umat Allah di mana pun dapat melihat karya-Nya.
  • Kerohanian -- Cari dan doakan pusat Kerohanian seperti gereja, masjid, atau kuil. Doakan agar setiap pencari kebenaran menemukan damai dan penghiburan dalam Isa dan tidak terganggu atau bingung oleh agama palsu.

Terakhir, berikut lima cara Anda dapat berdoa untuk orang yang Anda temui: selama doa keliling:

Saat berjalan dan berdoa, jeli lihat peluang dan dengar bisikan Roh Allah untuk doakan orang dan kelompok yang Anda temui di jalan. Katakan, "Kami mendoakan komunitas ini, adakah hal khusus yang bisa kami doakan untukmu?" Atau, "Saya mendoakan daerah ini. Adakah hal khusus yang bisa kami doakan?" Setelah mereka jawab, Anda bisa tanya kebutuhan mereka. Jika mereka berbagi, doakan segera. Jika Allah memimpin, doakan kebutuhan lain juga.

Gunakan kata BLESS untuk mengingat lima cara untuk berdoa:

  • Body (kesehatan)
  • Labor (pekerjaan, keuangan)
  • Emotional (moril)
  • Social (hubungan)
  • Spiritual (rohani)

Orang bersyukur Anda peduli untuk mendoakan.

Jika dia bukan Kristen, doa Anda dapat membuka pintu bagi percakapan rohani dan kesempatan membagikan kisah Anda dan kisah Allah. Anda dapat mengundang mereka ikut belajar Alkitab, atau adakan di rumah mereka.

Jika dia orang Kristen Anda dapat undang untuk ikut Doa Keliling atau latih mereka untuk Doa Keliling dengan langkah sederhana seperti doakan bidang pengaruh atau doa BLESS untuk mengembangkan keluarga Allah.

Doa Keliling - alat sederhana dalam Perangkat Zume.

READ

(5 min)

Orang Damai

Selamat datang kembali di pelatihan Zume. Dalam sesi sebelumnya Anda diperkenalkan pada gagasan tentang Orang Damai. Dalam sesi ini kita akan membahas lebih detail tentang siapa orang itu dan bagaimana cara mengetahuinya jika Anda telah menemukan orang itu.

Orang Damai dapat membantu dengan cepat dalam memperbanyak pemuridan bahkan di tempat di mana para pengikut Isa masih sangat sedikit dan jauh.

Ketika Isa mengutus murid-murid-Nya ke wilayah baru untuk memuridkan, Dia memberi mereka perintah sederhana namun strategis.

Isa berkata - Jangan membawa pundi-pundi atau bekal atau kasut. Selama dalam perjalanan, jangan memberi salam kepada siapa pun. Apabila kamu masuk ke sebuah rumah, terlebih dahulu ucapkanlah salam bagi rumah itu! Jika di dalam rumah itu ada orang yang layak menerima salammu itu, maka sejahtera yang berasal darimu akan tetap di situ. Tetapi kalau tidak ada, maka sejahtera itu akan kembali kepadamu. Tinggallah di rumah itu dan terimalah setiap makanan dan minuman yang disajikan untukmu. Karena orang yang bekerja patut mendapat upahnya. Janganlah kamu berpindah-pindah rumah.

Tetapi apa arti semua itu?

Ketika kita berpikir untuk memuridkan, pikiran pertama yang muncul mungkin - Kita lebih baik membereskan keuangan kita dulu, memilih target yang jelas, dan memiliki rencana aksi yang jelas. Jika Isa berkata - "Pergilah", kita lebih baik "pergi" dan terus berjalan! Beritahu semua orang! Dimana saja! Kapan saja!

Tetapi Isa, dalam instruksi-instruksi-Nya, kelihatannya jauh lebih tidak khawatir tentang keuangan dan semangat, dan lebih mementingkan fokus. Isa ingin murid-murid-Nya mencari - dan berinvestasi dalam - Orang Damai.

Ketika Anda ingin memuridkan di tempat yang tidak banyak - atau bahkan ada - murid, maka mencari Orang Damai mungkin adalah hal terpenting yang Anda lakukan.

Orang Damai adalah:

  • Seseorang yang TERBUKA untuk mendengarkan Kisah Anda, Kisah Allah, dan Kabar Baik tentang Isa.
  • Seseorang yang RAMAH dan MENYAMBUT Anda di rumah atau tempat kerja mereka atau untuk bergabung dengan acara bersama keluarga dan teman.
  • Seseorang yang MENGENAL ORANG LAIN (atau DIKENAL OLEH ORANG LAIN) dan yang bersemangat untuk mengumpulkan sekelompok kecil atau bahkan kerumunan besar.
  • Seseorang yang SETIA dan BERBAGI apa yang mereka pelajari dengan orang lain - bahkan setelah Anda pergi.

Di dalam Kitab Suci, kita belajar tentang Isa dan para pengikut-Nya yang bertemu para Orang Damai yang sedikit - tidak terduga.

Di wilayah Gerasa, Isa bertemu dengan seorang yang kerasukan setan yang hidup terisolasi dan terbelenggu. Kita tidak akan pernah menganggap Dia sebagai Orang Damai, tetapi Dia TERBUKA untuk mendengar dari Isa. Dia RAMAH dan MENYAMBUT Isa di tempat Dia tinggal. Dia BAIK DIKENAL dan dapat dengan mudah menarik kerumunan - walaupun hanya karena perilaku keterlaluannya.

Dan Isa menemukan bahwa dia SETIA dan BERBAGI apa yang Isa maksudkan kepadanya dengan keluarganya, komunitasnya dan seluruh negaranya. Kenyataannya, ketika Isa kembali ke daerah itu, sekelompok besar orang berkumpul, dan bersemangat melihat Orang yang telah mereka dengar begitu banyak yaitu Isa Al-masih sendiri.

Di Samaria, Isa bertemu dengan seorang wanita di sebuah sumur. Dia TERBUKA kepada Isa, bersedia menjadi RAMAH dan menjawab permintaannya untuk minum. Kita tahu dia pernah punya lima suami dan tinggal bersama pria lain, jadi di kota kecil, dia pasti DIKENAL OLEH ORANG LAIN. Dan setelah Isa berbicara kepadanya, dia SETIA dan BERBAGI - begitu banyak dan sangat cepat sehingga seluruh kota meminta Isa untuk tinggal dan berbagi dengan mereka juga. Dan Dia melakukannya.

Jadi, jika Orang Damai dapat hidup hampir di mana saja, melakukan hampir apa saja, dan hampir setiap orang yang kita kenal atau temui - bagaimana kita menemukannya?

Berikut adalah tiga cara sederhana:

Kami MEMINTA rekomendasi dari orang-orang di komunitas - Siapa seseorang yang dipercaya di sini? Adakah seseorang di tempat ini yang lebih mengutamakan orang lain lebih dari diri mereka sendiri? Jika kami mendengar nama yang sama lagi dan lagi - kami mencoba untuk bertemu dengan mereka, berbagi ide rohani, dan melihat apakah mereka terbuka untuk mendengar dan berbagi.

Kami MENAWARKAN untuk berdoa bagi seseorang saat Doa Keliling, atau di tempat kerja, atau di permainan - di mana pun ada kesempatan - dan kemudian ubah doa itu menjadi percakapan rohani.

Kami MEMPERKENALKAN ide-ide rohani dalam setiap percakapan untuk melihat apakah Allah bekerja dalam kehidupan seseorang. Jika mereka terbuka dan bersedia, maka kami bertanya apakah mereka mau mengumpulkan kelompok untuk berdiskusi lebih jauh lagi. Minta saran, TAWARKAN untuk berdoa, PERKENALKAN ide-ide rohani. Ini adalah semua cara yang dapat kita mulai dalam proses menemukan Orang Damai.

Dan tidak peduli bagaimana kita menemukannya, ingat Isa berkata bahwa Orang Damai adalah seseorang yang dengan siapa seharusnya kita menggunakan sebagian besar waktu kita untuk memuridkan.

Sangat mudah untuk berpikir bahwa penggunaan waktu kita yang paling "adil" adalah dengan cara memberikan sedikit diri kita kepada semua orang, secara merata. Tetapi Isa berkata - dan menunjukkan - bahwa Dia tidak ingin kita memiliki hubungan yang dangkal dengan semua orang, tetapi untuk memberi dengan dalam kepada beberapa orang saja.

Isa sering menarik orang banyak, tetapi Kitab Suci memberi tahu kita berulang kali bahwa Isa akan menarik diri dari orang banyak itu untuk menghabiskan sebagian besar waktu-Nya hanya dengan dua belas pengikut-Nya yang paling dekat.

Ada beberapa kali, di mana Isa akan meberikan lebih banyak waktu dengan kelompok yang lebih kecil, hanya tiga orang.

Jika Isa, yang memiliki lebih banyak kuasa, lebih banyak energi, lebih banyak otoritas, disiplin, kebijaksanaan, pengetahuan, pemahaman dan kasih sayang memilih untuk menghabiskan waktu-Nya dengan hanya beberapa dan mengatakan kepada murid-murid-Nya sendiri untuk melakukan hal yang sama, tidakkah masuk akal bahwa kita harus mengikuti dan berbagi pola-Nya yang sempurna?

Orang Damai.

Mereka tidak mudah ditemukan - mungkin satu dari seribu. Tetapi seperti harta karun yang berharga untuk dicari, nilai mereka dalam mengembangkan keluarga Allah tidak dapat diukur.

DISKUSIKAN

(10 min)

  1. Dapatkah seseorang yang memiliki "reputasi buruk" (seperti wanita Samaria atau orang yang dirasuki setan di Gadara) bisa benar-benar menjadi orang damai? Mengapa atau mengapa tidak?
  2. Komunitas atau bagian masyarakat manakah yang ada di dekat Anda yang tampaknya hanya memiliki sedikit (tidak ada) suasana Kerajaan Allah?
  3. Bagaimana seorang Orang Damai (seseorang yang TERBUKA, RAMAH, MENGENAL ORANG LAIN dan suka BERBAGI) dapat mempercepat penyebaran Injil di komunitas itu?

KEGIATAN

(10 min)

Doa BLESS

Pola doa BLESS

Pola doa BLESS (Body, Labor, Emotional, Social, Spiritual) memberikan lima cara Anda dapat berdoa bagi orang-orang yang Anda temui kapan saja, terutama saat berdoa keliling.

  • Body (Tubuh) - kesehatan
  • Labor (Pekerjaan) - pekerjaan dan keuangan
  • Emotional (Perasaan) - moral
  • Social (Sosial) - hubungan
  • Spiritual (Kerohanian) - mengenal dan mengasihi Allah lebih lagi

KEGIATAN

(90 min)

Doa Keliling

Empat sumber panduan doa Anda:

  1. PENGAMATAN Apa yang Anda lihat? Jika Anda melihat mainan anak-anak di halaman, Anda mungkin terdorong untuk berdoa bagi anak-anak di lingkungan tersebut, bagi keluarga, atau bagi sekolah-sekolah di daerah tersebut.
  2. PENELITIAN Apa yang Anda ketahui? Jika Anda telah mengamati lingkungan tersebut, Anda mungkin mengetahui sesuatu tentang orang-orang yang tinggal di sana, atau apakah daerah tersebut pernah ada peristiwa kejahatan atau ketidakadilan. Doakan hal-hal ini dan minta Allah untuk bertindak.
  3. PEWAHYUAN Roh Suci mungkin mendorong hati atau memberi ide untuk suatu kebutuhan atau pokok doa tertentu. Dengarkan - dan berdoalah!
  4. KITAB SUCI Anda mungkin telah membaca sebagian dari Firman Allah sebagai persiapan untuk perjalanan Anda ketika berjalan, Roh Suci mungkin akan memberi sebuah ayat ke dalam pikiran Anda. Doakan ayat itu dan bagaimana ayat itu akan berdampak bagi orang-orang di daerah itu.

Lima area berpengaruh yang dapat jadi fokus doa:

  1. PEMERINTAH Cari dan doakan pusat-pusat pemerintahan seperti gedung pengadilan, gedung komisi atau kantor penegak hukum. Berdoalah untuk perlindungan atas daerah tersebut, untuk keadilan dan untuk hikmat ilahi bagi para pemimpinnya.
  2. BISNIS DAN PERDAGANGAN Cari dan doakan pusat-pusat perdagangan seperti distrik keuangan atau area perbelanjaan. Berdoalah untuk investasi yang benar dan pengelolaan sumber daya yang baik. Berdoalah untuk kesetaraan ekonomi dan kesempatan untuk para donatur yang murah hati dan saleh yang mengutamakan orang daripada keuntungan.
  3. PENDIDIKAN Cari dan doakan pusat-pusat pendidikan seperti sekolah dan gedung administrasi, pusat pelatihan kejuruan, perguruan tinggi dan universitas. Berdoalah untuk para pendidik yang benar untuk mengajarkan kebenaran Allah dan melindungi pikiran siswa mereka. Berdoalah agar Allah turut campur tangan menggagalkan setiap upaya kebohongan atau kekacauan. Berdoalah agar tempat-tempat ini akan mengirimkan warga negara yang bijaksana yang memiliki hati untuk melayani dan memimpin.
  4. KOMUNIKASI Cari dan doakan pusat-pusat komunikasi seperti stasiun radio, stasiun TV dan penerbit surat kabar. Berdoalah agar Kisah Allah dan kesaksian para pengikut-Nya tersebar di seluruh kota dan di seluruh dunia. Berdoalah agar pesan-Nya disampaikan melalui perantara-Nya kepada banyak orang dan agar umat Allah di mana pun akan melihat pekerjaanNya.
  5. KEROHANIAN Carilah dan doakan pusat-pusat kerohanian seperti gedung gereja, masjid, atau kuil. Berdoalah agar setiap pencari kebenaran spiritual akan menemukan kedamaian dan penghiburan di dalam Isa dan tidak terganggu atau dibuat bingung oleh agama palsu mana pun.

BERDOA

(5 min)

Sebelum Anda melakukan aktivitas Doa Keliling, pastikan untuk berdoa bersama kelompok Anda untuk mengakhiri waktu bersama.

Beryukurlah kepada Allah karena Dia mengasihi mereka yang terhilang, yang terakhir dan yang terhina – termasuk kita!

Minta Dia untuk mempersiapkan hati Anda dan hati orang-orang yang akan Anda temui dalam perjalanan Anda agar terbuka terhadap pekerjaan-Nya.

Take a Break

TINJAUAN

(1 min)

Dalam sesi ini, kita akan mendengar dan mendiskusikan konsep-konsep berikut ini:

Dan kami akan menambahkan alat-alat ini ke dalam perangkat alat kami:

  • Orang Damai dan Bagaimana Cara Menemukannya?
  • Kesetiaan Lebih Baik daripada Pengetahuan
  • Pola Doa BLESS
  • Doa Keliling dan Bagaimana Cara Melakukannya
  • Pola Pertemuan Kelompok 3/3

READ

(5 min)

Kesetiaan

Dalam sesi ini, kita akan belajar bagaimana KESETIAAN merupakan suatu ukuran kedewasaan rohani yang jauh lebih baik daripada pengetahuan dan pendidikan. Ada dua pemikiran yang telah menyebabkan sejumlah masalah di jemaah Allah masa kini.

Yang pertama adalah pemikiran bahwa kedewasaan rohani seseorang terhubung dengan seberapa banyak yang mereka ketahui tentang Firman Allah. Mereka bersikap seolah-olah KEPERCAYAAN YANG TEPAT - atau ortodoksi - adalah ukuran untuk iman seseorang.

Yang kedua adalah pemikiran bahwa kemampuan seseorang untuk memimpin membutuhkan "pelatihan penuh" sebelum mereka memulai pelayanan. Mereka bersikap seolah-olah PENGETAHUAN LENGKAP - adalah ukuran yang baik untuk seseorang siap melayani.

Masalah dengan pikiran pertama - bergantung pada ORTODOKSI - atau "keyakinan benar" adalah bahwa Setan sendiri tahu lebih banyak kitab suci daripada manusia mana pun. FIRMAN ALLAH berkata - Anda percaya bahwa hanya ada satu Allah.

Bagus! Bahkan setan juga percaya itu - dan gemetar.

Ukuran yang lebih baik untuk mengukur kedewasaan rohani seseorang adalah ORTOPRAKSI - "penerapan yang benar". Kita harus lebih mementingkan KESETIAAN dalam MENAATI dan MEMBERITAKAN daripada mengukur kedewasaan hanya berdasarkan apa yang mereka ketahui.

Masalahnya dengan pemikiran yang kedua - seseorang harus terlatih sepenuhnya sebelum memimpin adalah pada kenyataannya tidak ada seorang pun yang benar-benar terlatih.

Isa mencontohkan mengutus para pemimpin muda yang masih harus mempelajari banyak hal untuk melakukan beberapa pekerjaan yang paling penting dalam Kerajaan Allah.

Firman Allah berkata - Isa memanggil kedua belas pengikut-Nya lalu memberikan kepada mereka kuasa untuk mengusir roh-roh jahat dan menyembuhkan segala penyakit serta segala kelemahan.

Orang-orang ini diutus sebelum Petrus yang memiliki keyakinan yang sama bahwa Isa adalah Juruselamat - sesuatu yang kita anggap sebagai langkah iman pertama. Dan bahkan setelah diutus, Isa menegur Petrus berkali-kali karena kesalahannya dan Petrus masih akan menyangkal Isa, sepenuhnya. Murid lainnya memperdebatkan siapa yang paling hebat dan peran apa yang mereka akan ambil dalam Kerajaan Allah di masa depan.

Mereka semua masih harus banyak belajar tetapi Isa menyuruh mereka bekerja untuk membagikan apa yang mereka ketahui.

Kesetiaan - tidak seperti pengetahuan - adalah sesuatu yang dapat dimulai segera setelah seseorang mulai mengikut Isa.

Kesetiaan - tidak seperti pendidikan - adalah sesuatu yang dapat diukur dengan apa yang kita lakukan dengan apa yang telah diberikan kepada kita.

Jika kita MENAATI dan MEMBAGIKAN apa yang sudah kita dengar dari Allah kepada orang lain, kita setia.

Jika kita mendengar tetapi MENOLAK untuk menaati dan memberitakan, kita tidak setia.

Saat kita melipatgandakan murid, mari kita pastikan kita mengukur hal-hal yang benar.

DISKUSIKAN

(10 min)

  1. Pikirkanlah tentang perintah Allah yang Anda sudah ketahui. Seberapa "setia" Anda dalam menaati dan membagikan hal itu?

READ

(75 min)

Pertemuan Kelompok 3/3

Selamat datang kembali ke pelatihan Zume. Di sesi ini, kita akan belajar bagaimana kelompok 3/3 (CATATAN: DIUCAPKAN "Tiga per Tiga) adalah metode pertemuan yang membantu pengikut Isa menolong satu sama lain untuk mengikut Isa lebih dekat.

Isa berkata "di mana dua atau tiga orang berhimpun dalam nama-Ku, di situ Aku ada di tengah-tengah mereka." Itu adalah janji yang penuh kuasa, dan yang harus dimanfaatkan oleh setiap pengikut Isa. Pertanyaannya, ketika Anda berkumpul bersama sebagai sebuah kelompok, bagaimana Anda seharusnya menggunakan waktu Anda?

Kelompok 3/3 adalah sebuah kelompok yang membagi waktu mereka bersama dalam tiga bagian sehingga mereka dapat praktek mentaati beberapa hal yang paling penting yang Isa perintahkan.

Begini cara kerjanya :

  • MELIHAT KE BELAKANG (VISUAL - 1/3) Sepertiga pertama dari waktu kelompok digunakan dengan melihat ke belakang apa yang sudah terjadi sejak kita bersama.
  • MELIHAT KE ATAS (VISUAL - 2/3) Sepertiga kedua dari waktu kelompok digunakan untuk Melihat ke Atas untuk mencari hikmat dan arahan dari Allah melalui Kitab Suci, diskusi dan do'a.
  • MELIHAT KE DEPAN (VISUAL 3/3) Sepertiga terakhir dari waktu kelompok digunakan untuk Melihat ke Depan bagaimana kita masing-masing dapat menerapkan dan mentaati apa yang sudah kita pelajari.

Pada sesi ini, kelompok Anda akan dibimbing lewat sebuah versi SINGKAT kelompok 3/3 untuk membantu mempersiapkan Anda untuk versi LENGKAP dalam kehidupan nyata. Masih ingat sesi pernapasan rohani? Tarik napas, dengarkan dari Allah. Hembuskan, taati apa yang didengar dan bagikan kepada yang lain. Itulah kelompok 3/3. Kelompok 3/3 adalah sebuah kelompok yang membagi waktu mereka bersama dalam tiga bagian ,sehingga mereka dapat praktek mendengar dari Allah dan mentaati dan membagi beberapa hal yang paling penting yang Isa perintahkan.

Sesi penerapan ini harus berlangsung selama satu jam lebih sedikit, dan itu akan bergerak dengan cepat. Jika Anda punya kelompok besar atau kelompok yang suka diskusi secara mendalam, Anda mungkin perlu meminta satu anggota kelompok untuk membantu Anda memperhatikan waktu.

Pada kehiduan nyata, tahap-tahap ini akan bergerak pada kecepatan yang lebih lambat, tapi selagi Anda praktek pastikan untuk terus melangkah maju sehingga Anda tidak kehabisan waktu. Jangan lewati satu tahap pun - semua tahap penting!

Ingat bahwa kelompok 3/3 tidak sama dengan Pendalaman Kitab Suci - itu memang disengaja! Anggaplah pengalaman ini sebagai kesempatan untuk belajar cara BARU untuk menemukan dan melihat apa yang Allah yang baik sudah rencanakan untuk waktu Anda bersama. Sudah siap? Mari kita mulai!

MELIHAT KE BELAKANG

Kita akan gunakan sepertiga dari waktu kita melihat ke belakang lewat kepedulian satu dengan yang lain melalui ucapan syukur, berbagi kesulitan kita dan mendoakan anggota lain dalam kelompok. Kita juga akan memeriksa untuk melihat apakah setiap orang dalam kelompok mempunyai kesempatan untuk taat dan membagikan apa yang mereka pelajari terakhir kali kita berkumpul.

Tahap Satu - "Ucapan Syukur."

Ambil beberapa waktu untuk setiap orang bisa berbagi sesuatu yang mereka syukuri. Tekan tombol pause pada video ini dan lakukan sekarang... Apakah kamu masih disitu? Serius, kami mau Anda tekan tombol pause, dan berikan kesempatan setiap orang dalam kelompok berbagi sesuatu yang Anda syukuri kepada Allah. Kami akan ada disini saat Anda kembali.

Tahap Dua - "Membagikan Kesulitan Anda" dan "Saling Mendoakan"

Sekarang berikan kesempatan setiap orang di dalam kelompok membagikan sesuatu yang menjadi kesulitan mereka secara singkat. Minta seseorang lain mendoakan apa yang sudah mereka bagikan. Tekan tombol pause, kemudian berbagi dan berdoa.

Tahap Tiga - "Memfokuskan Kelompok"

Setiap kali Anda bertemu, ambil waktu dan ingat kembali kenapa Anda berkumpul bersama - untuk mengasihi Allah, mengasihi sesama, berbagi tentang Isa, dan menolong orang lain untuk berbagi tentang Dia juga. Ada banyak cara untuk memfokuskan kelompok pada misi, tetapi untuk sesi praktek ini minta seseorang untuk membaca Matius 22:37-38 dengan suara lantang kepada kelompok. Tekan tombol pause, kemudian baca. (2 menit)

Tahap Empat - "Pemeriksaan"

Ini adalah bagian yang ingin dilewati beberapa kelompok, karena tahap ini berarti kita menanyakan pertanyaan yang kadang kala sulit. Tolong jangan dilewati.

Isa cukup mengasihi pengikut-pengikut-Nya untuk menanyakan pertanyaan-pertanyaan yang sulit. Jika kita mau menjadi seperti Isa, kita juga harus cukup saling mengasihi satu dengan yang lain untuk melakukan itu. Di tahap ini, Anda akan memberi kesempatan setiap orang dalam kelompok untuk melaporkan apakah mereka mentaati apa yang mereka dengar dari Allah untuk mereka lakukan saat terakhir kali kalian bertemu.

Pada setiap sesi Zume, kami membuat komitmen-komitmen ini di tahap Melihat ke Depan kami dimana kami meminta Anda untuk Taat, Berbagi dan Berdoa. Kami membuat pertanggungjawaban di tahap Melihat Kembali kami dimana kami meminta Anda untuk Memeriksa komitmen-komitmen itu.

Jika Anda belum menghabiskan banyak waktu Anda pada tahap-tahap ini hingga sekarang pada pelatihan ini, ini adalah waktu yang tepat untuk memulainya.

Bagian dari mengasihi Allah adalah mentaati apa yang Dia perintahkan kepada kita. Bagian dari mengasihi satu dengan yang lain berarti menolong seseorang mentaati apa yang mereka dengar dari Allah.

Kasih berarti menerima komitmen-komitmen seseorang dengan serius - dan menunjukkan kasih kepada mereka dengan murah hati - semuanya dilakukan pada saat yang sama.

Tekan tombol pause dan berikan kesempatan setiap orang menjawab pertanyaan-pertanyaan berikut:

  • Bagaimana Anda mentaati apa yang sudah Anda pelajari sejauh ini?
  • Siapa yang sudah Anda latih mengenai apa yang Anda pelajari?
  • Dengan siapa Anda berbagi kisah Anda atau kisah Allah sejak kita bersama sebagai kelompok?

Sambil kita menyelesaikan sesi Melihat ke Belakang dari kelompok 3/3 kita, berikut ada sesuatu untuk menolong sesi Anda menjadi lebih baik.

SARAN PEMBINAAN ZUME

Kadang kala dalam sebuah kelompok, ada satu orang yang berbicara sebagian besar waktu yang ada. Jangan biarkan ini terjadi. Setiap orang dalam kelompok berharga, jadi pastikan semua orang mempunyai kesempatan untuk berbagi.

Jika ada yang tidak punya kesempatan untuk berbicara, dengan lembut ingatkan siapa saja yang paling suka bicara bahwa setiap orang harus didengarkan.

MELIHAT KE ATAS

Selama sepertiga kedua dari waktu kita bersama, kita undang Ruh Suci Allah memimpin kelompok kita untuk memahami Firman Allah lebih baik. Kita akan membaca satu pasal dari Kitab Suci secara keras dan kemudian bertanya dan menjawab beberapa pertanyaan sederhana sebagai kelompok untuk membantu menelusuri dan mengerti tujuan dan rencana Allah lebih baik.

Tahap Satu - Mengundang Ruh Suci Allah untuk Memimpin

Ambil waktu sesaat untuk berdoa. Berbicaralah dengan Allah dengan sederhana dan singkat. Minta Ruh Suci-Nya untuk mengajar Anda dari pasal yang akan Anda baca. Tekan tombol pause dan berdoa.

Tahap Dua - Membaca Firman Allah dan Menanyakan pertanyaan-pertanyaan

Minta seseorang dalam kelompok membaca dari Kitab Suci. Untuk sesi praktek ini, bacalah Lukas 18:9-14. Ketika sudah selesai membaca, kelompok harus menjawab dua pertanyaan berikut:

  • Apa yang Anda suka mengenai pasal ini?
  • Apa yang menantang atau susah untuk dipahami?

Jika ada yang belajar secara lisan - orang yang tidak bisa membaca dengan baik atau lebih memilih untuk belajar lewat mendengar- di kelompok Anda, pastikan Anda membaca pasalnya setidaknya dua kali.

Tekan tombol pause, kemudian baca dan jawab pertanyaan-pertanyaannya.

Sekarang, minta seseorang yang lain membaca pasal yang sama untuk kedua kalinya, kemudian minta kelompok untuk menjawab dua pertanyaan ini:

  • Apa yang bisa kita pelajari tentang orang-orang dari pasal ini?
  • Apa yang bisa kita pelajari tentang Allah dari pasal ini?

Ingatlah untuk tetap pada pasal yang dibaca dan buatlah sedehana!

Itu adalah akhir dari bagian Melihat ke Atas dari kelompok 3/3 kita, dan berikut ada sesuatu untuk membantu sesi-sesi Anda menjadi lebih baik:

SARAN PEMBINAAN ZUME

Ketika Anda sedang belajar Firman Allah, fokuslah pada Firman-Nya bukan buku-buku lain, guru-guru, atau pendapat-pendapat. Daripada bertanya "Menurut Anda ini artinya apa?" bertanyalah "Apa yang pasal ini katakan?"

Jika seseorang dalam kelompok Anda suka mengajar, ingatkan mereka dengan lembut bahwa Ruh Suci Allah dan Firman yang sempurna dapat mengajar kelompok. Kita semua ada disini untuk belajar, bersama. Dan jangan takut pada keheningan atau jeda dalam diskusi. Allah sedang bekerja bahkan disaat hening.

Fokuslah pada Firman-Nya, tetap berpegang pada pasal yang dibaca, dan percaya kepada Allah untuk melakukan sisanya.

MELIHAT KE DEPAN

Di sepertiga terakhir dari waktu kita, kita akan fokus melihat ke depan untuk menemukan bagaimana kita bisa taat dan melatih orang lain lewat apa yang sudah kita pelajari dari Firman Allah. Setiap anggota kelompok bertanya kepada Allah beberapa pertanyaan sederhana dan kemudian tunggu jawaban-Nya dalam doa. Kemudian kita berbagi dan praktek komitmen kita dan berdoa untuk mengakhiri waktu kita, bersama.

Tahap Satu - Berdoa untuk Tujuan Allah

Berikan kesempatan setiap orang dalam kelompok berdoa tanpa suara dan bertanyalah kepada Allah pertanyaan-pertanyaan ini:

  • Ya Allah, bagaimana saya bisa mentaati dan menerapkan apa yang sedang Engkau ajarkan kepada saya?
  • Siapa yang bisa saya latih dari pasal ini sehingga mereka dapat belajar untuk lebih mentaati dan mengasihi Engkau?
  • Dengan siapa Engkau mau saya bagikan kesaksian saya atau Kabar Baik-Mu tentang Isa?

Tekan tombol pause dan kemudian berdoa.

Minta Roh Suci Allah untuk memberikan jawaban yang spesifik, nama yang spesifik, dan langkah-langkah yang spesifik yang bisa Anda ambil di waktu antara sekarang dan ketika kelompok Anda akan bertemu kembali.

Tahap Dua - Mengumpulkan Komitmen

Minta setiap orang dalam kelompok untuk berbagi apa yang mereka dengar dari Allah untuk setiap pertanyaan.

Mungkin ada yang tidak mendengar apa-apa dari Allah untuk pertanyaan satu, dua, atau semua pertanyaan. Mereka bisa laporkan saja bahwa mereka tidak mendengar apa-apa.

Tetapi ingat, kelompok seharusnya mendengar dari Allah. Isa berkata - "Domba-domba-Ku mendengarkan suara-Ku." Dan semakin spesifik langkah ketaatan Anda, semakin mudah itu akan ditaati sebelum kita bertemu lagi.

Tekan tombol pause, dan kemudian bagikan apa yang sudah Anda dengar.

**Tahap Tiga - Mempraktekkan Rencana Anda **

Sebelum Anda menyelesaikan waktu Anda bersama, bagi kelompok 3/3 Anda dalam kelompok yang lebih kecil yang terdiri dari dua atau tiga orang dan praktekkan apa yang Allah minta Anda lakukan yang Anda dengar.

Ingat - praktek bukan ketaatan, pelatihan atau berbagi, tapi itu akan mempersiapkan Anda untuk melakukan semua hal itu lebih baik.

Minta setiap kelompok kecil untuk mengakhiri waktu praktek bersama dalam doa. Doakan secara khusus untuk orang-orang dan rencana yang Allah sudah taruh dalam hati Anda.

Jika Anda mempunyai anggota yang belajar secara lisan di dalam kelompok, sisihkan bagian waktu praktek Anda untuk membaca kembali pasal dari Firman Allah yang Anda baca sebelumnya. Ini akan membantu semua orang dalam kelompok siap untuk berbagi dengan orang yang mereka temui di waktu antara petemuan sekarang dan yang akan datang.

Tekan tombol pause, kemudian bagi dalam beberapa kelompok untuk praktek dan berdoa. Siapa saja yang tidak punya komitmen yang spesifik harus coba membagikan kisah kesaksian mereka atau kisah Allah.

MENYELESAIKAN WAKTU KITA BERSAMA

Waktu Anda mengumpulkan kembali kelompok Anda, ambil waktu untuk merayakan! Anda sudah menyelesaikan bagian Melihat ke Depan dan sudah mempraktekkan seluruh pola kelompok 3/3.

Kelompok Anda akan praktek tanpa video ini pada sesi-sesi selanjutnya. Pastikan untuk bergiliran memberi kesempatan orang lain memimpin kelompok melewati proses. Anda tidak harus seorang guru yang berbakat, ikuti saja langkah-langkah sederhana ini.

Sebelum Anda pergi, ini ada satu lagi saran untuk membantu sesi Anda menjadi lebih baik.

SARAN PEMBINAAN ZUME

Di seluruh dunia, kelompok 3/3 sering berbagi Perjamuan Kudus, atau makanan dan percakapan yang lebih santai sebagai bagian dari waktu mereka bersama.

Allah memberikan kita kebersamaan seperti ini - pembelajaran dan pertumbuhan yang disengaja dan hidup dan hubungan yang disengaja untuk membantu menguatkan, mendorong, dan membangun kita untuk lebih menjadi seperti Anak-Nya, Isa.

Dan demikianlah - kelompok Anda sekarang sudah mempraktekkan semua tiga bagian - Melihat ke Belakang untuk memeriksa apa yang sudah kita capai sejak terakhir kali kita bertemu, Melihat ke Atas untuk memahami apa yang Allah punya untuk kita untuk dipelajari pada waktu bersama ini, dan Melihat ke Depan untuk menerapkan apa yang Allah sudah taruh di dalam hati kita sementara kita terpisah.

Kelompok 3/3 - sebuah cara yang sederhana dan praktis untuk bertemu yang membantu kita lebih menjadi seperti Isa.

DISKUSIKAN

(10 min)

  1. Apakah Anda melihat adanya perbedaan antara Kelompok 3/3 dan Kelompok Studi Alkitab atau Kelompok Kecil dimana anda telah menjadi bagian (atau telah mendengar) di masa lalu? Jika demikian, bagaimana perbedaan tersebut mempengaruhi kelompok?
  2. Dapatkah Kelompok 3/3 dianggap sebagai Jemaah Sederhana? Mengapa atau mengapa tidak?

TINJAUAN

(1 min)

Konsep yang didengar dalam sesi ini:

Alat yang didengar dalam sesi ini:

  • Orang Damai dan Bagaimana Cara Menemukannya?
  • Kesetiaan Lebih Baik daripada Pengetahuan
  • Pola Doa BLESS
  • Doa Keliling dan Bagaimana Cara Melakukannya
  • Pola Pertemuan Kelompok 3/3

NEXT STEP

TAAT

Ambil waktu minggu ini untuk menaati, melatih, dan berbagi berdasarkan komitmen yang telah Anda buat selama latihan Kelompok 3/3.

MEMBAGIKAN

Berdoa dan tanyakan kepada Allah kepada siapa Dia ingin anda berbagi format Kelompok 3/3 sebelum kelompok Anda bertemu lagi. Bagikan nama orang ini dengan kelompok sebelum Anda pergi.

SESI INTENSIF 4

MEMERIKSA

(1 min)

Minta semua peserta dan fasilitator untuk melakukan registrasi.

Or six.zume.training/checkin and use code: 4329

BERDOA

(5 min)

Berdoa dan bersyukur kepada Allah atas komitmen kelompok untuk setia mengikut Isa dan undang Roh Suci Allah untuk memimpin waktu Anda bersama.

TINJAUAN

(1 min)

Dalam sesi ini, kita akan mendengar dan mendiskusikan konsep-konsep berikut ini:

Dan kami akan menambahkan alat-alat ini ke dalam perangkat alat kami:

  • Siklus Pelatihan untuk Mendewasakan Para Murid
  • Sel-sel Kepemimpinan
  • Pola Pertemuan Kelompok 3/3
  • Pola Pertemuan Kelompok 3/3

READ

(5 min)

Siklus Pelatihan

Dalam sesi ini, kita akan mempelajari SIKLUS PELATIHAN yang membantu para murid bergerak dari satu ke banyak dan mengubah misi menjadi sebuah gerakan.

Apakah Anda pernah belajar naik sepeda? Pernahkah Anda membantu orang lain belajar? Jika demikian, kemungkinan Anda sudah tahu SIKLUS PELATIHAN.

Itu semudah MENCONTOHKAN, MEMBANTU, MENGAWASI dan MELEPASKAN. Pikirkan kembali - sebelum Anda pernah mengendarai sepeda, Anda mungkin melihat orang lain naik sepeda terlebih dahulu.

Itulah MENCONTOHKAN.

MENCONTOHKAN , MEMBANTU, MENGAWASI dan MELEPASKAN.

Mencontohkan hanya menunjukkan kepada orang lain contoh bagaimana sesuatu itu dilakukan. Ketika seorang anak pertama kali melihat orang lain mengendarai sepeda, mereka langsung mengerti. Mencontohkan itu seperti itu - tidak harus sering dilakukan, dan biasanya hanya perlu dilakukan satu kali.

Pikirkan kembali saat Anda bersepeda untuk yang pertama kali. Apakah Anda hanya ingin menonton? Ataukah Anda bersemangat untuk menaiki dan mencobanya? Bagaimana jika tidak ada yang memberi Anda kesempatan?

Terlalu banyak MENCONTOHKAN sesungguhnya dapat menghambat proses pelatihan. MENCONTOHKAN adalah menunjukkan sedikit saja - dan kemudian membiarkan mereka mencoba. Jadi apa yang terjadi ketika Anda menaiki sepeda untuk yang pertama kali? Apakah mereka langsung memberi Anda sepeda dan pergi begitu saja?

Kemungkinan tidak. Kebanyakan orang ketika belajar naik sepeda yang pertama kali, seseorang ada di sana untuk beberapa kayuhan pertama. Berjalan di samping Anda dan memastikan Anda tetap berada di jalur.

Itulah MEMBANTU.

MENCONTOHKAN, MEMBANTU , MENGAWASI dan MELEPASKAN.

Membantu memungkinkan pelajar untuk berlatih suatu keterampilan tetapi memastikan kegagalannya tidak terlalu keras. Membantu membutuhkan waktu lebih lama daripada mencontohkan. Namun tidak terlalu lama. Anda mungkin perlu memegang tangan, memberikan beberapa arahan dan beberapa pelatihan, tetapi ini hanya menyampaikan hal-hal dasar. Ini bukan untuk membuat seseorang sempurna. Ini untuk membuat mereka mulai mengayuh.

Dapatkah Anda membayangkan seseorang berlari di samping Anda saat Anda mulai mengayuh cepat dan menambah kecepatan? Mereka tidak akan bertahan lama, dan Anda tidak akan pernah belajar untuk menjaga keseimbangan Anda.

MEMBANTU adalah membuat seseorang bergerak dan membiarkan mereka untuk sedikit mengarahkan sendiri. Dan ketika mereka mulai bergerak, mereka sesungguhnya sedang mencontohkan untuk pelajar berikutnya. Bahkan ketika tidak ada orang lain yang memegangi sepeda, itu tidak berarti Anda sendirian. Biasanya ada seseorang yang mengawasi - tapi dari kejauhan.

Itulah MENGAWASI.

MENCONTOHKAN, MEMBANTU, MENGAWASI dan MELEPASKAN.

Mengawasi adalah memengaruhi pembelajar sampai mereka ahli dalam keterampilan mereka, tanpa harus masuk dan mengambil kendali. Dalam bersepeda, seseorang dapat memulai dan maju cukup cepat, tetapi itu tidak berarti mereka tahu semua aturan jalan. Mengawasi adalah memastikan seseorang akan aman - bahkan ketika tidak ada orang di sekitarnya. Mengawasi itu tentang memastikan tidak hanya sekedar seseorang tahu apa yang harus dilakukan, tetapi juga bahwa mereka akan melakukannya - bahkan ketika tidak ada yang melihat.

Dalam fase Siklus Pelatihan ini, peserta akan tumbuh dan mengajari orang lain cara bertumbuh... sehingga mereka mengajari orang lain cara bertumbuh... sehingga mereka mengajari orang lain cara bertumbuh. Murid-murid yang membuat murid yang membuat murid yang membuat murid. Terus sampai ke generasi ketiga dan keempat.

MENGAWASI adalah memastikan seorang pelajar berkembang dan tidak hanya bersedia tetapi juga dapat membantu orang lain. Mengawasi membutuhkan waktu. Mungkin sepuluh kali lebih lama dari Mencontohkan dan Membantu, digabungkan. Mungkin lebih lama. Tapi penantian itu sepadan. Akhirnya - pengendara mengendarai sepeda begitu saja.

Dan itulah saatnya untuk MELEPASKAN.

MENCONTOHKAN, MEMBANTU, MENGAWASI dan MELEPASKAN.

Melepaskan itu seperti suatu wisuda. Seorang siswa menjadi seorang guru. Seorang pekerja menjadi rekan kerja. Seorang murid menjadi teman. Dalam bersepeda, orang yang mengajar Anda bersepeda tidak pergi bersama dalam setiap perjalanan yang Anda lakukan. Terkadang mereka bisa ikut dengan Anda. Terkadang Anda naik terpisah dari dia, atau bersama orang lain, atau sendirian.

MELEPASKAN adalah memberikan satu pahala terakhir kepada seseorang yang Anda cintai -karunia kebebasan. Melepaskan adalah memperlengkapi seseorang untuk pergi ke tempat yang sudah Anda kunjungi tetapi juga mendorong mereka untuk pergi ke tempat yang belum Anda kunjungi.

MENCONTOHKAN, MEMBANTU, MENGAWASI dan MELEPASKAN. SIKLUS PELATIHAN.

Dari satu orang ke banyak. Dari misi ke gerakan.

DISKUSIKAN

(10 min)

  1. Apakah Anda pernah menjadi bagian dari Siklus Pelatihan?
  2. Siapa yang Anda latih? Atau yang melatih Anda?
  3. Bisakah orang yang sama berada di bagian yang berbeda dari Siklus Pelatihan sambil belajar keterampilan yang berbeda?
  4. Akan jadi seperti apa untuk melatih seseorang seperti itu?

KEGIATAN

(90 min)

Pertemuan Kelompok 3/3

Pindai kode QR.

MELIHAT KE BELAKANG – Gunakan tantangan Menaati, Berlatih, dan Berbagi pada sesi terakhir untuk saling memantau. (30 menit)

MELIHAT KE ATAS - Gunakan Markus 5:1-20 sementara kelompok Anda membaca ayat dan menjawab pertanyaan 1-4 selama sesi Melihat Ke Atas. (30 menit)

MELIHAT KE DEPAN - Gunakan pertanyaan 5, 6, dan 7 di bagian Melihat Ke depan untuk mengembangkan bagaimana cara Anda untuk Menaati, Melatih dan Berbagi. (30 menit)

MELIHAT KE BELAKANG

Langkah 1 - Mengucap Syukur

Luangkan waktu agar setiap orang dapat membagikan hal yang mereka syukuri.

Langkah 2 - Berbagi Pergumulan dan Mendoakan Satu Sama Lain

Mintalah setiap orang dalam kelompok Anda untuk berbagi secara singkat sesuatu yang mereka gumulkan. Minta orang lain untuk berdoa tentang pergumulan yang mereka bagikan.

Langkah 3 - Memfokuskan Kelompok

Luangkan waktu dan ingatlah mengapa kalian bersama - untuk mengasihi Allah, mengasihi orang lain, untuk berbagi tentang Isa, dan membantu orang lain untuk berbagi tentang Dia juga.

Langkah 4 - Melakukan Pemeriksaan

Mintalah setiap orang untuk menjawab pertanyaan berikut:

  • Bagaimana cara Anda menaati apa yang telah Anda pelajari sejauh ini?
  • Siapa yang telah Anda latih tentang apa yang telah Anda pelajari?
  • Dengan siapa Anda telah berbagi cerita atau kisah Allah sejak kita bergabung sebagai satu kelompok?

MELIHAT KE ATAS

Langkah 1 - Undang Roh Suci Allah untuk Memimpin

Luangkan waktu sejenak untuk berdoa. Berbicaralah dengan Allah secara sederhana dan singkat. Mintalah Roh Suci-Nya untuk mengajar Anda melalui ayat yang akan Anda baca.

Langkah 2 - Bacalah Firman Allah dan Ajukan Pertanyaan

Mintalah seseorang dalam kelompok untuk membaca Kitab Suci Alkitab. Setelah selesai membaca, kelompok tersebut harus menjawab dua pertanyaan berikut:

  • Apa yang Anda sukai dari bagian ini?
  • Apa yang menurut Anda menantang atau sulit dipahami?

Bacalah bagian yang sama untuk kedua kalinya, lalu mintalah kelompok tersebut untuk menjawab dua pertanyaan berikut:

  • Apa yang dapat kita pelajari tentang orang-orang dari bagian ini?
  • Apa yang dapat kita pelajari tentang Allah dari bagian ini?

Ingatlah untuk tetap berpegang pada bagian ini dan buatlah tetap sederhana!

MELIHAT KE DEPAN

Langkah 1 - Berdoa untuk Tujuan Allah

Mintalah setiap orang dalam kelompok Anda untuk berdoa dalam hati dan tanyakan kepada Allah pertanyaan berikut ini:

  • Allah, bagaimana saya dapat menaati dan menerapkan apa yang Engkau ajarkan kepada saya?
  • Siapa yang dapat saya latih dari bagian ini sehingga mereka dapat belajar untuk menaati dan lebih mengasihi-Mu?
  • Dengan siapa Anda ingin saya membagikan kesaksian saya atau Kabar Baik tentang Isa?

Mintalah Roh Suci Allah untuk memberikan jawaban-jawaban spesifik, nama-nama spesifik, dan langkah-langkah spesifik yang dapat Anda ambil dalam jangka waktu sekarang dan saat kelompok Anda bertemu lagi.

Langkah 2 - Mengumpulkan Komitmen

Mintalah setiap orang dalam kelompok Anda untuk membagikan apa yang mereka dengar dari Allah untuk setiap pertanyaan. Seseorang mungkin tidak mendengar apa pun dari Allah pada satu, dua, atau bahkan ketiga pertanyaan. Mereka dapat dengan mudah melaporkan bahwa mereka tidak mendengar.

Tetapi ingat, kelompok tersebut harus mendengar dari Allah. Isa berkata - "Domba-domba-Ku mendengarkan suara-Ku." Dan semakin spesifik langkah-langkah ketaatan Anda, semakin mudah lagi untuk menaatinya sebelum kita bertemu lagi.

Langkah 3 - Menerapkan Rencana Anda

Sebelum mengakhiri waktu kalian bersama, bagilah Kelompok 3/3 Anda menjadi kelompok kecil yang terdiri dari dua atau tiga orang dan terapkan apa yang Anda telah dengar dari Allah untuk dilakukan.

DISKUSIKAN

(10 min)

  1. Apa yang paling Anda sukai dari Kelompok 3/3? Mengapa?
  2. Apa yang paling menantang? Mengapa?

TINJAUAN

(1 min)

Konsep yang didengar dalam sesi ini:

Alat yang didengar dalam sesi ini:

  • Siklus Pelatihan untuk Mendewasakan Para Murid
  • Sel-sel Kepemimpinan
  • Pola Pertemuan Kelompok 3/3
  • Pola Pertemuan Kelompok 3/3

Take a Break

TINJAUAN

(1 min)

Dalam sesi ini, kita akan mendengar dan mendiskusikan konsep-konsep berikut ini:

Dan kami akan menambahkan alat-alat ini ke dalam perangkat alat kami:

  • Siklus Pelatihan untuk Mendewasakan Para Murid
  • Sel-sel Kepemimpinan
  • Pola Pertemuan Kelompok 3/3
  • Pola Pertemuan Kelompok 3/3

READ

(5 min)

Sel-sel Kepemimpinan

Dalam sesi ini, kita akan belajar bagaimana SEL KEPEMIMPINAN mempersiapkan para pengikut Isa dalam waktu singkat untuk menjadi pemimpin seumur hidup.

Satu menjadi dua. Dua menjadi empat. Empat menjadi delapan. Pelipatgandaan individual. Peningkatan generasi. Pertumbuhan eksponensial. Ini adalah contoh yang dibangun Allah dalam ciptaan-Nya. Ini adalah cara Allah menghendaki keluarga-Nya bertumbuh. Kita telah mempelajari pola 3/3 yang mengubah konsumen menjadi produsen, pelajar menjadi pemimpin dan murid menjadi pengajar.

Melihat ke Belakang - Melihat ke Atas - Melihat ke Depan. Mempelajari - Menaati - Membagikan.

Pertemuan bersama seperti ini menghasilkan pertumbuhan rohani yang terus-menerus pada orang percaya dan di dalam kelompok pengikut Isa yang sedang berkembang pemuridannya. Pola ini membantu para murid bemultiplikasi.

Tetapi bagaimana jika sebuah kelompok hanya bisa bersama dalam waktu yang singkat? Bisakah mereka tetap bertumbuh dan mengembangkan Kerajaan Allah? Sel Kepemimpinan adalah cara untuk menerapkan pola 3/3 ketika Anda tahu bahwa ada batasan waktu berapa lama Kelompok dapat bertemu.

Sel Kepemimpinan memperlengkapi individu yang percaya dalam waktu singkat untuk mempelajari pola pertumbuhan yang bertahan seumur hidup.

Sel Kepemimpinan membantu para murid menjadi pemimpin yang kemudian akan memulai kelompok baru, melatih jemaah baru, dan memulai lebih banyak Sel Kepemimpinan untuk melipatgandakan keluarga Allah.

Sel Kepemimpinan berkerja dengan baik jika kelompoknya sering berpindah. Pengembara, pelajar, tentara, pekerja musiman yang sudah mengikut Isa cocok untuk ikut Sel Kepemimpinan. Karena budaya mereka, profesi mereka atau musim hidup mereka - mereka mungkin mengalami kesulitan membangun kelompok yang berkelanjutan, tetapi mereka benar-benar dapat dilatih bagaimana memulai kelompok di setiap tempat yang mereka datangi.

Sel Kepemimpinan juga cocok untuk sekelompok orang yang menjadi percaya pada saat yang sama. Sebuah keluarga, jaringan pertemanan, atau bahkan desa kecil dapat dilatih dalam waktu singkat untuk menjadi produsen seumur hidup - bahkan tanpa tindak lanjut atau bimbingan rohani pribadi.

Pada sesi awal, kita mempelajari dan berlatih dua bagian terakhir dari pola 3/3. Sekarang kita akan melatih seluruh pola - ketiga bagian - melihat ke belakang, melihat ke atas, melihat ke depan.

DISKUSIKAN

(10 min)

  1. Apakah ada sekelompok pengikut Isa yang Anda tahu sudah melakukan pertemuan atau akan bersedia untuk bertemu dan membentuk Sel Kepemimpinan untuk belajar Pelatihan Zúme?
  2. Apa yang dipelukan untuk menyatukan mereka?

KEGIATAN

(90 min)

Pertemuan Kelompok 3/3

Pindai kode QR.

MELIHAT KE BELAKANG – Gunakan tantangan Menaati, Berlatih, dan Berbagi pada sesi terakhir untuk saling memantau. (30 menit)

MELIHAT KE ATAS - Gunakan Kisah Para Rasul 2:42-47 saat kelompok Anda membaca ayat dan menjawab pertanyaan 1- 4. (30 menit)

MELIHAT KE DEPAN- Gunakan pertanyaan 5, 6, dan 7 untuk mengembangkan bagaimana Anda akan Menaati, Melatih dan Berbagi. (30 menit)

MELIHAT KE BELAKANG

Langkah 1 - Mengucap Syukur

Luangkan waktu agar setiap orang dapat membagikan hal yang mereka syukuri.

Langkah 2 - Berbagi Pergumulan dan Mendoakan Satu Sama Lain

Mintalah setiap orang dalam kelompok Anda untuk berbagi secara singkat sesuatu yang mereka gumulkan. Minta orang lain untuk berdoa tentang pergumulan yang mereka bagikan.

Langkah 3 - Memfokuskan Kelompok

Luangkan waktu dan ingatlah mengapa kalian bersama - untuk mengasihi Allah, mengasihi orang lain, untuk berbagi tentang Isa, dan membantu orang lain untuk berbagi tentang Dia juga.

Langkah 4 - Melakukan Pemeriksaan

Mintalah setiap orang untuk menjawab pertanyaan berikut:

  • Bagaimana cara Anda menaati apa yang telah Anda pelajari sejauh ini?
  • Siapa yang telah Anda latih tentang apa yang telah Anda pelajari?
  • Dengan siapa Anda telah berbagi cerita atau kisah Allah sejak kita bergabung sebagai satu kelompok?

MELIHAT KE ATAS

Langkah 1 - Undang Roh Suci Allah untuk Memimpin

Luangkan waktu sejenak untuk berdoa. Berbicaralah dengan Allah secara sederhana dan singkat. Mintalah Roh Suci-Nya untuk mengajar Anda melalui ayat yang akan Anda baca.

Langkah 2 - Bacalah Firman Allah dan Ajukan Pertanyaan

Mintalah seseorang dalam kelompok untuk membaca Kitab Suci Alkitab. Setelah selesai membaca, kelompok tersebut harus menjawab dua pertanyaan berikut:

  • Apa yang Anda sukai dari bagian ini?
  • Apa yang menurut Anda menantang atau sulit dipahami?

Bacalah bagian yang sama untuk kedua kalinya, lalu mintalah kelompok tersebut untuk menjawab dua pertanyaan berikut:

  • Apa yang dapat kita pelajari tentang orang-orang dari bagian ini?
  • Apa yang dapat kita pelajari tentang Allah dari bagian ini?

Ingatlah untuk tetap berpegang pada bagian ini dan buatlah tetap sederhana!

MELIHAT KE DEPAN

Langkah 1 - Berdoa untuk Tujuan Allah

Mintalah setiap orang dalam kelompok Anda untuk berdoa dalam hati dan tanyakan kepada Allah pertanyaan berikut ini:

  • Allah, bagaimana saya dapat menaati dan menerapkan apa yang Engkau ajarkan kepada saya?
  • Siapa yang dapat saya latih dari bagian ini sehingga mereka dapat belajar untuk menaati dan lebih mengasihi-Mu?
  • Dengan siapa Anda ingin saya membagikan kesaksian saya atau Kabar Baik tentang Isa?

Mintalah Roh Suci Allah untuk memberikan jawaban-jawaban spesifik, nama-nama spesifik, dan langkah-langkah spesifik yang dapat Anda ambil dalam jangka waktu sekarang dan saat kelompok Anda bertemu lagi.

Langkah 2 - Mengumpulkan Komitmen

Mintalah setiap orang dalam kelompok Anda untuk membagikan apa yang mereka dengar dari Allah untuk setiap pertanyaan. Seseorang mungkin tidak mendengar apa pun dari Allah pada satu, dua, atau bahkan ketiga pertanyaan. Mereka dapat dengan mudah melaporkan bahwa mereka tidak mendengar.

Tetapi ingat, kelompok tersebut harus mendengar dari Allah. Isa berkata - "Domba-domba-Ku mendengarkan suara-Ku." Dan semakin spesifik langkah-langkah ketaatan Anda, semakin mudah lagi untuk menaatinya sebelum kita bertemu lagi.

Langkah 3 - Menerapkan Rencana Anda

Sebelum mengakhiri waktu kalian bersama, bagilah Kelompok 3/3 Anda menjadi kelompok kecil yang terdiri dari dua atau tiga orang dan terapkan apa yang Anda telah dengar dari Allah untuk dilakukan.

TINJAUAN

(1 min)

Konsep yang didengar dalam sesi ini:

Alat yang didengar dalam sesi ini:

  • Siklus Pelatihan untuk Mendewasakan Para Murid
  • Sel-sel Kepemimpinan
  • Pola Pertemuan Kelompok 3/3
  • Pola Pertemuan Kelompok 3/3

SESI INTENSIF 5

MEMERIKSA

(1 min)

Minta semua peserta dan fasilitator untuk melakukan registrasi.

Or six.zume.training/checkin and use code: 5451

BERDOA

(5 min)

Berdoa dan bersyukur kepada Allah bahwa jalanNya bukan jalan kita dan pikiranNya bukan pikiran kita. Minta Dia untuk memberikan masing-masing anggota kelompok Anda pikiran Al-Masih - selalu berfokus pada pekerjaan BapaNya. Mintalah Roh Suci untuk memimpin waktu Anda bersama dan membuatnya menjadi sesi yang terbaik.

MELIHAT KE BELAKANG

(5 min)

Sebelum memulai, ambil waktu untuk melihat ke belakang.

Pada akhir sesi sebelumnya, setiap orang di kelompok Anda ditantang untuk menerapkan apa yang sudah di pelajari.

Ambil beberapa saat untuk melihat bagaimana kelompok Anda melakukannya minggu ini.

TINJAUAN

(1 min)

Dalam sesi ini, kita akan mendengar dan mendiskusikan konsep-konsep berikut ini:

Dan kami akan menambahkan alat-alat ini ke dalam perangkat alat kami:

  • Mengharapkan Pertumbuhan yang Tidak Berurutan
  • Kecepatan dari Pelipatgandaan itu Penting
  • Selalu Menjadi Bagian dari Dua Jemaah Allah
  • Kepemimpinan dalam Jaringan
  • Daftar Periksa Pelatihan
  • Alat Empat Bidang
  • Pemetaan Silsilah
  • Kelompok Pembimbingan Setaraf
  • Rencana Tiga-Bulanan

READ

(5 min)

Pertumbuhan yang Tidak Berurutan

Dalam sesi ini, kita akan mempelajari bagaimana mematahkan kebiasaan berpikir dalam pola linier sebagai cara untuk mempercepat pertumbuhan Kerajaan Allah. Untuk memuridkan murid-murid yang memuridkan lebih cepat, kita harus ingat bahwa banyak hal dapat terjadi pada saat yang sama dan tidak ada urutan tertentu yang harus diikuti.

Kita harus mempelajari kekuatan pertumbuhan NON-SEQUENTIAL. Ketika orang berpikir tentang melipatgandakan murid, mereka sering menganggapnya sebagai proses selangkah demi selangkah.

Pertama doa. Kemudian persiapan. Kemudian memberitakan kabar baik Allah. Kemudian membangun para murid. Kemudian membangun jemaah. Kemudian mengembangkan pemimpin. Lalu pelipatgandaan murid.

Ketika kita belajar dengan cara ini, pertumbuhan kerajaan Allah tampaknya menjadi proses yang mudah diikuti, linear dan berurutan. Masalahnya, cara kerjanya tidak selalu seperti itu. Masalah yang lebih besar, itu bukan cara kerja yang terbaik.

Garis ini mewakili kehidupan seseorang. Inilah kelahiran. Ini pertama kalinya mereka mendengar kabar baik dari Allah.

Inilah saat mereka memilih untuk mengikuti Isa. Inilah saat pertama kali mereka berbagi kisah mereka dan Kisah Allah dan mereka mulai bermultiplikasi. Dan di sinilah kehidupan ini berakhir.

[image_pace1]

Jadi darinsini ke sana - sejak pertama kali mendengar tentang Isa sampai pertama kali memberitakan tentang Isa adalah hal yang dapat kita anggap sebagai generasi rohani.

Ini adalah jumlah waktu sebelum berlipatganda. Ini adalah jumlah waktu sebelum keluarga Allah tumbuh. Beginilah biasanya pemuridan diajarkan. Tetapi ketika kita menggunakan pola seperti Berkah Terbesar - perhatikan apa yang terjadi.

[image_pace2]

Sekarang seorang murid baru mulai berlipat-ganda dengan segera. Generasi rohani menjadi lebih pendek. Seseorang mendengar kabar baik Allah lebih cepat. Keluarga Allah tumbuh lebih cepat. Lebih banyak orang yang diselamatkan untuk hidup kekal.

Dan semua itu - dicapai hanya dengan mempercepat saat mereka mulai berlipat-ganda. Tetapi bagaimana jika kita terus bergerak? Bagaimana jika seseorang mulai berlipat-ganda bahkan lebih awal? Bagaimana jika mereka langsung mulai memberitakan setelah mereka pertama kali mendengar, bukan setelah mereka pertama kali percaya?

[image_pace3]

Ada yang terbuka untuk mengumpulkan kelompok dan membagikan apa yang mereka pelajari dari Firman Allah kepada teman dan keluarga sebelum mereka menerima Isa. Jika kita menunjukkan kepada orang-orang itu cara mengumpulkan kelompok dan membagikan apa yang mereka pelajari dan menunjukkan kepada orang lain bagaimana melakukan hal yang sama, keluarga Allah akan tumbuh bahkan lebih cepat lagi.

Pemuridan adalah jalan menuju Isa bukan hanya sesuatu yang kita bagikan setelah diselamatkan. Ini adalah cara keluarga atau teman atau bahkan sebuah desa dapat mengikuti Isa. Tetapi bagaimana jika seseorang dapat berlipat-ganda lebih cepat? Bagaimana jika seseorang dapat mengikuti jalan Allah sebelum mereka bahkan bertemu Anak Allah?

[image_pace4]

Terkadang suatu kelompok mungkin tidak mampu atau tidak siap untuk mendengar kabar baik Allah secara langsung. Tetapi kelompok ini masih dapat mempelajari pola Allah - melalui upaya seperti pengembangan masyarakat atau pelatihan kepemimpinan. Kelompok ini dapat mulai melipatgandakan pola-pola Allah - mempelajari - menaati - membagikan - dan mengajar orang lain untuk melakukan hal yang sama bahkan sebelum mereka pertama kali mendengar tentang Isa.

Ketika ini terjadi, jalan Allah ditanamkan ke dalam hati yang rela. Pola-rencanaNya ditenun ke dalam kehidupan masyarakat dan individu. Kemudian ketika Allah telah mempersiapkan jalan-Nya - kabar baik Allah dapat mengungkapkan kebenaran yang telah mereka terima selama ini. Ini adalah cara institusi, masyarakat, atau bahkan sebuah negara dapat menjadi pengikut Isa.

Pertumbuhan Non-Sekuensial masih membutuhkan pemikiran "Apa yang Penting?". Tidak peduli proses apa - pertanyaan terbesar selalu sama - Siapakah tanah yang baik yang akan setia? Siapa yang akan belajar dan berlatih dan membagikan rencana Allah?

Menemukan tanah yang baik ini - menemukan hati yang baik ini - sepadan dengan waktu dan tenaga serta usaha kita. Ini adalah orang-orang yang kepadanya kita tuangkan hati kita. Ini adalah orang-orang yang kepadanya kita tuangkan hidup kita. Mereka adalah orang-orang yang paling baik dalam mengembangkan kerajaan Allah.

DISKUSIKAN

(10 min)

  1. Apa ide paling menarik yang Anda dengar dalam video ini? Mengapa?
  2. Apa ide yang paling menantang? Mengapa?

READ

(5 min)

Kecepatan

Di dalam sesi ini kita akan belajar, mengapa bermultiplikasi itu penting dan mengapa bermultiplikasi dengan cepat lebih penting lagi. Sesi ini adalah tentang KECEPATAN. Kecepatan adalah tentang waktu - seberapa cepat atau lambat hal-hal terjadi. Kecepatan penting karena di mana kita semua menghabiskan kekekalan kita - sebuah keberadaan yang bertahan selamanya - ditentukan dalam waktu singkat yang kita sebut "kehidupan".

Firman Allah memberi tahu kita bahwa Allah sabar dengan kita - tidak ingin ada yang binasa, tetapi semua orang berbalik dan mengikuti Dia. Allah memberi kita lebih banyak waktu karena Dia tahu kita hanya memiliki waktu yang singkat untuk melakukan semua yang Dia perintahkan kepada kita dan untuk mencapai semua yang Dia perintahkan untuk kita jangkau.

Untuk mengikuti Isa lebih dekat, kita harus mengejar umat-Nya lebih cepat. Kita tidak bisa hanya membuang waktu kita. Kita harus meningkatkan KECEPATAN kita.

Jemaah Allah global - semua pengikut Isa, bersama-sama - lebih besar daripada yang sebelum-sebelumnya. Jemaah Allah global - semua pengikut Isa, bersama-sama - adalah bagian terbesar dari populasi dunia daripada yang sebelumnya. Tetapi bahkan dengan jumlah yang sebesar itu - jemaah Allah global tidak tumbuh lebih cepat daripada populasi global.

Itu berarti meskipun ada lebih banyak dari kita yang mengikuti Isa daripada sebelumnya, ada lebih banyak lagi yang tidak mengikuti Isa dan akan menghabiskan hidup mereka terpisah dari-Nya selama-lamanya, lebih banyak dari yang sebelumnya.

Membuat murid yang berlipat - ganda itu penting. Mulai dengan satu murid saja. Jika mereka berlipat - ganda dan membuat murid baru setiap 18 bulan - satu setengah tahun penuh - dan kemudian para murid itu melakukan hal yang sama - dalam 10 tahun, akan ada 64 pengikut Isa yang baru. 64 orang yang akan menghabiskan seumur hidupnya dengan Allah yang Pengasih.

Tetapi bagaimana jika mereka bergerak sedikit lebih cepat? Bagaimana jika mereka meningkatkan KECEPATAN mereka?

Jika sekarang mereka berlipat - ganda dalam 4 bulan - seperempat tahun - bukannya 18 bulan, dan para murid itu melakukan hal yang sama - dalam 10 tahun, sekarang akan ada satu MILYAR pengikut Isa yang baru. Pikirkanlah. Daripada kurang dari 100, lebih dari 1.000.000.000.

Semua tercapai hanya dengan meningkatkan KECEPATAN.

Perubahan dari 18 bulan menjadi 4 bulan berarti kita bergerak empat setengah kali lebih cepat. Tetapi akselerasi yang diterapkan pada setiap murid selama 10 tahun berarti keluarga Allah tumbuh 15 JUTA KALI lebih cepat. Kurang dari seratus. Lebih dari satu miliar.

KECEPATAN sangatlah penting.

Membagikan kisah kita dan kisah Allah dan membimbing seseorang untuk mengikuti Isa akan menumbuhkan keluarga Allah. Berbagi dengan pengikut baru bagaimana melakukan hal yang persis sama dengan kita, menumbuhkan keluarga Allah seperti kebakaran hutan. Berkali-kali lipat. Seperti ragi melalui roti.

Seperti Zume.

Semua karena KECEPATAN.

DISKUSIKAN

(10 min)

  1. Mengapa kecepatan itu penting?
  2. Apakah yang perlu Anda ubah dalam pemikiran Anda, tindakan Anda, atau sikap Anda agar lebih selaras dengan prioritas Allah dalam hal kecepatan?
  3. Satu hal apa yang dapat Anda lakukan mulai minggu ini yang akan membuat suatu perubahan?

READ

(5 min)

Selalu Menjadi Bagian dari Dua Jemaah

Dalam sesi ini, kita akan belajar bagaimana pengikut Isa dapat menjadi BAGIAN DARI DUA JEMAAH ALLAH untuk mempercepat pertumbuhan dan membantu mengubah keluarga rohani yang setia menjadi tubuh orang percaya yang bertumbuh di seluruh kota. Dalam Firman Allah - kita belajar bahwa rencana-Nya yang sempurna adalah supaya kita hidup sebagai keluarga rohani. Kitab Suci berbicara tentang keluarga ini sebagai jemaah Allah dalam tiga bentuk:

  • Jemaah Allah universal - perkumpulan semua orang yang sudah, sedang, dan akan percaya.
  • Jemaah Allah daerah atau di kota - perkumpulan semua orang percaya di suatu kota atau bagian dari suatu negara.
  • Jemaah sederhana - pertemuan orang percaya yang berkumpul dalam kelompok kecil seperti di bangunan kecil atau rumah.

Kelompok terkecil ini - unsur jemaah ini - adalah keluarga rohani yang hidup bersama dan berfungsi paling baik ketika keluarga itu dapat bertemu dan bekerja bersama selama berbulan-bulan atau bertahun-tahun. Pada saat yang sama, Isa menyuruh para pengikut-Nya agar mereka secara terus-menerus memulai keluarga rohani baru, membuat mereka menjadi lebih seperti Isa, dan membantu mereka belajar bagaimana memulai keluarga rohani yang baru juga.

Isa berkata - pergilah, jadikanlah semua suku bangsa pengikut-Ku dan permandikanlah mereka dalam nama Sang Bapa, Sang Anak, dan Ruh Allah Yang Mahasuci. Ajarlah mereka menaati segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Jadi bagaimana kedua hal ini disatukan - bagaimana kita bisa menjadi bagian dari jemaah Allah dan masuk dalam proses memulai Jemaah -jemaah baru - secara bersamaan?

Bayangkan sebuah Jemaah biasa - hanya ada empat keluarga. Setiap pasang simbol mewakili pasangan berbeda yang memimpin rumah tangga mereka. Semua pasangan adalah bagian dari satu Jemaah - ini adalah keluarga rohani mereka yang berkelanjutan.

Inilah orang-orang yang menjalani hidup bersama mereka - saudara-saudari yang mendorong mereka dalam kasih dan pekerjaan baik. Tetapi pasangan yang sama ini juga masing-masing berusaha untuk memulai sebuah keluarga rohani baru. Mereka tidak berpartisipasi dengan cara yang sama seperti yang mereka lakukan dengan keluarga kelompok kecil mereka sendiri, tetapi mereka membantu MENCONTOHKAN dan MEMBANTU seiring keluarga rohani baru dimulai dan bertumbuh.

Bayangkan ini - hanya satu Jemaah yang memulai empat Jemaah baru pada waktu yang sama. Inilah seberapa cepat Allah dapat mengembangkan keluarga-Nya. Beginilah cara jemaah Allah dapat meningkatkan kecepatannya.

Dalam sesi sebelumnya, kita telah belajar tentang SIKLUS PELATIHAN - MENCONTOHKAN, MEMBANTU, MENGAWASI dan MELEPASKAN dan kami tahu bahwa dua fase pertama - MENCONTOHKAN dan MEMBANTU dimaksudkan untuk berjalan dengan cepat - untuk menjaga pengikut baru Isa tetap sehat dan bertumbuh dalam iman mereka.

Jadi apa yang terjadi dengan Jemaah asal dan empat Jemaah baru yang telah mereka mulai? Setelah menolong mereka memulai dengan Mencontohkan dan Membantu, pasangan ini (Jemaah asal) telah membantu Jemaah baru ini (generasi 1) untuk mulai Mencontohkan dan Membantu yang lain juga (untuk generasi ke-2). Untuk keempat Jemaah baru ini (generasi 1), pasangan kita (Jemaah asal) sekarang berada dalam fase MENGAWASI - mengawasi kemajuan jemaah-jemaah baru ini (generasi 1) dan melatih seiring mereka Mencontohkan dan Membantu jemaah baru lainnya (generasi 2) yang mereka mulai bantu sendiri.

Kebanyakan orang tidak akan dapat Mencontohkan dan Membantu lebih dari satu keluarga rohani lainnya pada saat yang bersamaan. Tetapi mereka dapat mengawasi dan melatih beberapa jemaah dan membantu mereka untuk terhubung dengan pembimbing sebaya saat mereka bertumbuh.

Itu berarti satu keluarga rohani - satu kelompok jemaah kecil - dapat menjadi bagian dari pengutusan banyak kelompok kecil jemaah Allah lainnya pada waktu yang sama. Itu adalah buah yang banyak. Jadi apa yang terjadi pada seluruh jemaah ini saat mereka bertumbuh dan memulai jemaah baru yang memulai jemaah-jemaah baru lainnya dan yang memulai jemaah-jemaah baru lagi? Bagaimana mereka tetap terhubung? Bagaimana mereka menjalani kehidupan sebagai keluarga rohani yang telah diperluas?

Jawabannya adalah bahwa semua jemaah sederhana ini sama seperti sel-sel dalam tubuh yang sedang bertumbuh dan mereka saling terhubung dan berjejaring menjadi jemaah Allah di kota atau di daerah. Jemaah-jemaah itu saling berhubungan. Mereka memiliki DNA rohani yang sama. Mereka semua terhubung dari keluarga pelipatgandaan pertama yang sama.

Dan sekarang - dengan beberapa bimbingan - mereka berkumpul bersama sebagai tubuh yang lebih besar untuk melakukan lebih banyak hal lagi.

DISKUSIKAN

(10 min)

  1. Apa saja manfaat mempertahankan keluarga rohani yang konsisten dalam membuat keluarga baru yang bertumbuh dan berlipat ganda, daripada terus menerus mengembangkan keluarga dan membaginya agar bertumbuh?

READ

(5 min)

Daftar Periksa Pembimbingan

Isa berkata - "Tak ada kasih yang lebih besar - berikan nyawa untuk sahabatnya." Isa berkata dan tunjukkan lagi bahwa keluarga Allah paling bertumbuh saat kita rela lepaskan keinginan kepada Allah.

Daftar Periksa Pembimbingan adalah alat bantu sederhana untuk Anda membantu orang lewat Pelatihan Zume seperti Siklus Pelatihan atau Daftar 100.

Keterampilan apa yang berkembang pada mereka? Bidang apa yang masih perlu dikembangkan?

Daftar Periksa Pembimbingan membantu Anda fokus dan terlibat saat membangun pengikut Isa jadi pemimpin keluarga Allah di mana pun.

Ya, butuh waktu dan tenaga. Ya, artinya berkorban dan melepaskan keinginan demi rencana Allah. Dan lebih dari semua, itu sepadan.

Daftar Periksa Pembimbingan alat dari Perangkat Zume bantu Anda tetap dalam permainan terbesar -- Karya Allah.

KEGIATAN

(20 min)

Coaching Checklist

DISKUSIKAN

(10 min)

  1. Alat dan konsep mana yang menurut Anda dapat Anda latih dengan baik?
  2. Alat dan konsep mana yang Anda rasa dapat Anda latih dengan baik?
  3. Apakah ada alat atau konsep yang ingin Anda tambahkan atau kurangi dari daftar periksa? Mengapa?

KEGIATAN

(5 min)

Get a Coach

Empat Bidang dan Peta Silsilah adalah alat yang dirancang untuk melayani upaya kegerakan yang sedang berkembang.

PENGINGAT: Para pelatih Zúme bersedia untuk membantu Anda menerapkan alat ini di area lokal Anda.

Empat Bidang

Seringkali Isa menarik pengikutnya dari pelayanan sejenak ke tempat yang lebih tenang untuk meninjau bagaimana pelayanan belakangan ini.

Empat Bidang dipakai oleh sel kepemimpinan untuk merenungkan upaya terkini dan kegiatan Kerajaan Allah di sekitar mereka. Khususnya ini membantu para pemimpin menyeimbangkan upaya, sehingga tidak ada bidang yang terabaikan.

Tinjau dua slide berikut: Deskripsi Bidang dan Contoh dari Empat Bidang

Deskripsi Bidang

DISKUSIKAN

(10 min)

  1. Identifikasikan bidang kosong di sekitar Anda. Komunitas atau kelompok masyarakat mana yang Anda tau yang tidak memiliki kegiatan Injil?
  2. Bagaimana pertumbuhan jangka panjang akan terpengaruh jika salah satu bidang diabaikan? Berikan contoh.
  3. Alat Zúme mana yang dapat membantu di antara empat bidang?

Pemetaan Generasi

Pemetaan silsilah (alias pemetaan generasi atau pemetaan gen) adalah alat sederhana lainnya untuk membantu para pemimpin dalam suatu kegerakan untuk memahami pertumbuhan di sekitar mereka.

Peta pohon silsilah dapat digambar pada selembar kertas atau beberapa lembar kertas. Peta ini membantu menunjukkan di mana terdapat titik henti dalam pelipatgandaan dan pelatihan yang mungkin diperlukan. Kesehatan dari kegerakan merupakan perhatian utama bagi para pemimpin dan keberhasilan merupakan cara utama untuk mengukur kesehatan.

Lihat contoh pada slide berikutnya.

DISKUSIKAN

(10 min)

Gunakan contoh Pemetaan Silsilah untuk membahas hal berikut:

  1. Pemimpin mana yang melihat pelipatgandaan?
  2. Kelompok mana yang Anda harapkan akan berlipat ganda selanjutnya?
  3. Pemimpin mana yang dapat membimbing dan memperkuat pemimpin lainnya?
  4. Apakah Anda melihat pola pertanggungjawaban yang lemah pada generasi mana pun?

TINJAUAN

(1 min)

Konsep yang didengar dalam sesi ini:

Alat yang didengar dalam sesi ini:

  • Mengharapkan Pertumbuhan yang Tidak Berurutan
  • Kecepatan dari Pelipatgandaan itu Penting
  • Selalu Menjadi Bagian dari Dua Jemaah Allah
  • Kepemimpinan dalam Jaringan
  • Daftar Periksa Pelatihan
  • Alat Empat Bidang
  • Pemetaan Silsilah
  • Kelompok Pembimbingan Setaraf
  • Rencana Tiga-Bulanan

NEXT STEP

TAAT

Berlatihlah membagikan konsep “Kecepatan” dengan seorang teman dan berdoalah agar Allah menanamkannya dalam hati dan jiwa Anda. Tanya Allah kepada siapa Dia ingin Anda membagikan konsep tersebut.

MEMBAGIKAN

Jika Anda telah memulai jemaah sederhana sendiri, bagikan konsep “Selalu Menjadi Bagian dari Dua Jemaah Allah” dengan orang terkait di dalamnya. Jika belum, bagikan dengan orang percaya lain yang Anda kenal.

Bersemangatlah...

Anda mungkin tidak tahu, tapi Anda sekarang memiliki lebih banyak pelatihan praktis mengenai memulai Jemaah Sederhana dan membuat murid yang berlipat ganda daripada banyak pendakwah dan pekerja kerajaan Allah di seluruh dunia!

Namun, Pelatihan Zúme hanyalah permulaan! Dalam sesi ini, kita akan membuat rencana tentang apa yang terjadi pasca-pelatihan dan secara singkat memperkenalkan alat-alat yang akan Anda perlukan nanti dalam perjalanan Anda saat Anda menerapkan apa yang telah Anda pelajari.

TINJAUAN

(1 min)

Dalam sesi ini, kita akan mendengar dan mendiskusikan konsep-konsep berikut ini:

Dan kami akan menambahkan alat-alat ini ke dalam perangkat alat kami:

  • Mengharapkan Pertumbuhan yang Tidak Berurutan
  • Kecepatan dari Pelipatgandaan itu Penting
  • Selalu Menjadi Bagian dari Dua Jemaah Allah
  • Kepemimpinan dalam Jaringan
  • Daftar Periksa Pelatihan
  • Alat Empat Bidang
  • Pemetaan Silsilah
  • Kelompok Pembimbingan Setaraf
  • Rencana Tiga-Bulanan

READ

(5 min)

Kepemimpinan dalam Jaringan

Dalam sesi ini, kita akan belajar bagaimana KEPEMIMPINAN DALAM JARINGAN memungkinkan sekelompok jemaah kecil yang sedang bertumbuh untuk bekerja sama, bagaimana mengembangkan para pemimpin baru dan mencapai lebih banyak hal-hal baik yang sudah direncanakan Allah untuk umatNya.

Jadi apa yang terjadi pada jemaah saat mereka bertumbuh dan memulai jemaah baru yang juga memulai jemaah baru lainnya dan memulai Jemaah baru lagi? Bagaimana mereka dapat tetap terhubung? Bagaimana mereka menjalani kehidupan bersama sebagai keluarga rohani yang diperluas?

Jawabannya adalah bahwa semua jemaah sederhana ini sama seperti sel-sel dalam tubuh yang sedang tumbuh dan mereka terhubung dan berjejaring ke kota atau jemaah di daerah.

Jemaah saling berhubungan. Mereka memiliki DNA rohani yang sama. Mereka semua terhubung dari keluarga pelipatgandaan pertama yang sama. Dan sekarang - dengan beberapa petunjuk - mereka berkumpul sebagai tubuh yang lebih besar untuk melakukan lebih banyak lagi. Di tingkat kota dan daerah, Firman Allah menunjukkan bahwa semakin banyak orang percaya dilayani oleh sekelompok pemimpin baru.

Dalam Perjanjian Baru, jemaah Allah memanggil para pelayan ini sebagai Penatua dan Diaken, Gembala dan Pengawas kawanan. Kita belajar dalam Firman Allah bahwa jemaah rumah tangga yang jumlahnya banyak di kota Yerusalem, dilayani oleh sebanyak 7 pelayan - atau diaken.

Kita belajar dalam Firman Allah bahwa banyak jemaah rumah tangga di kota Efesus dilayani oleh sekelompok kecil Penatua - gembala yang mengikuti teladan dari Isa sebagai Gembala yang Baik dan menyerahkan hidup mereka untuk kawanan mereka.

Kita juga melihat kelompok lima karunia kepemimpinan yang diberikan di satu kota atau wilayah. Firman Allah berkata - Al-Masih sendiri yang memberi para rasul, nabi, penginjil, gembala dan pengajar, untuk memperlengkapi orang-orangnya untuk melakukan pelayanan, sehingga para pengikut Isa Al-Masih dapat dibangun.

Karunia-karunia rohani ini diberikan bukan supaya sekelompok kecil orang dapat melakukan semua pekerjaan jemaah Allah tetapi agar mereka dapat melayani dan mempersiapkan para pengikut Isa untuk melakukan pekerjaan - sehingga seluruh pengikut Isa dapat bekerja sama untuk melakukan semua yang ada di dalam hati Allah.

Selain bertemu dengan keluarga rohani mereka sendiri, para pemimpin ini bertemu, berdoa, bersekutu dan saling mendorong satu sama lain dengan cara yang sama seperti jemaah rumah tangga sederhana.

Pola 3/3 digunakan dalam pertemuan pelatihan kepemimpinan dan pembimbingan setaraf.

Pola Empat Bidang digunakan untuk perencanaan, evaluasi, dan pembinaan di tingkat yang lebih tinggi seperti di tingkat lokal.

Ketika para pemimpin bertemu mereka menceritakan apa yang terjadi tidak hanya sebagai individu tetapi juga di seluruh jaringan mereka. Mereka mewakili keluarga dan bercerita tentang kesejahteraan orang-orang yang mereka layani. Tempat terbaik untuk dijadikan pusat jaringan keluarga rohani adalah tempat di mana jaringan itu dimulai. Jaringan jemaah Allah yang dimulai dari kota Surabaya akan dimulai sebagai jemaah rumah tangga di kota Surabaya. Ketika mereka bertumbuh dan melayani di seluruh provinsi, mereka akan bertindak atas nama jaringan di Jawa Timur. Ketika mereka mengutus dan melayani di seluruh negeri dan di seluruh dunia, mereka mulai berfungsi di tingkat nasional atau bahkan internasional.

Isa berkata - Jika kamu setia dalam hal-hal kecil, kamu akan setia dalam hal-hal besar.

Jaringan-jaringan jemaah Allah ini tetap terhubung karena DNA rohani mereka sama dan dimulai di satu tempat yang sama. Terkadang jaringan terpecah menjadi beberapa jaringan berdasarkan bahasa, kesempatan untuk bertemu atau alasan lain.

Ini adalah bagian dari pertumbuhan dan bukan suatu masalah. Kesediaan jemaah sederhana dan pengikut Isa secara individu untuk belajar, menaati dan berbagi Firman Allah adalah DNA rohani dari suatu gerakan. Jika hal itu diwariskan secara sukses dari generasi ke generasi, dari Jemaah ke Jemaah dan dari orang percaya ke orang percaya lainnya maka segala sesuatu yang diperlukan untuk memulai gerakan baru yang melipatgandakan murid sudah ada di setiap keluarga rohani dan di setiap pengikut Isa.

Ketika gerakan memulai gerakan, saat itulah... kita mulai melihat "ragi" bekerja melalui adonan kota atau provinsi atau bahkan negara. Itulah cara Kerajaan Allah yang datang sedemikian rupa sehingga kehendak Allah dilakukan di bumi seperti di surga. Itu adalah cara kita dapat menyelesaikan Amanat Agung dengan membuat murid dari segala bangsa.

DISKUSIKAN

(10 min)

  1. Apakah ada keuntungan ketika jaringan Jemaah Sederhana terhubung melalui hubungan pribadi yang mendalam? Apakah contoh-contoh yang terlintas dalam pikiran?

READ

(5 min)

Pembimbingan Setaraf

Isa berkata - "Aku berikan perintah baru, supaya kamu saling mengasihi. Sama seperti Aku mengasihi kamu, kamu harus saling mengasihi. Orang akan tahu kamu adalah murid-Ku, jika kamu saling mengasihi."

Kelompok Bimbingan adalah kelompok yang memimpin dan memulai Kelompok 3/3, dan juga mengikuti format 3/3 yang ampuh untuk menilai kesehatan rohani pekerjaan Allah di daerah Anda.

Kelompok Bimbingan memakai bimbingan pemimpin-ke-pemimpin dengan pengikut Isa, jemaah sederhana, dan lembaga pelayanan, atau jaringan jemaah sederhana yang menjangkau seluruh dunia.

Kelompok Bimbingan ikut teladan pelayanan Isa dari Alkitab, ajukan pertanyaan dan beri masukan -- semua ikut struktur waktu dasar Kelompok 3/3. Kelompok ini bukan untuk menghakimi - mengangkat satu anggota dan menjatuhkan yang lain.

Isa berkata - "Jangan menghakimi, supaya kamu tidak dihakimi. Karena dengan penghakimanmu, kamu juga akan dihakimi, dan ukuranmu, akan diukurkan kepadamu."

Sebaliknya, Kelompok Bimbingan bertujuan memberi format sederhana untuk membantu pengikut Isa tumbuh lewat doa, ketaatan, penerapan, dan tanggung jawab. Dengan kata lain -- "kasihilah sesama."

Begini caranya:

LIHAT BELAKANG

Gunakan sepertiga waktu pertama - untuk berdoa dan memperhatikan seperti di Kelompok 3/3 dasar. Lalu lihat visi kelompok - Seberapa baik kita mematuhi Isa saat membaca Alkitab, berdoa, percaya, taat pada Allah, dan jaga hubungan penting?

Selama sepertiga waktu pertama, kelompok meninjau dan menanggapi rencana dan komitmen tiap orang dari sesi sebelumnya.

LIHAT ATAS

Gunakan sepertiga waktu kedua untuk Lihat ke Atas mencari hikmat dan petunjuk Allah lewat Alkitab, diskusi, dan doa. Berdoalah singkat dan sederhana, minta Allah mengajarkan kehendak dan jalan-Nya lewat Firman-Nya. Minta Roh Suci memimpin waktu.

Anggota kelompok membagikan pelajaran dari Tuhan tentang kepemimpinan mereka - lewat Firman Allah, doa, atau Pengikut Lain.

Minta kelompok membahas pertanyaan berikut:

  • Bagaimana Anda di tiap bagian Diagram Empat Bidang?
  • Apa yang berjalan baik? Apa tantangan terbesar Anda?
  • Tinjau peta generasi Anda saat ini.
  • Apa yang menantang atau sulit Anda pahami?
  • Apa yang Allah tunjukkan pada Anda?
  • Ada pertanyaan atau masukan dari pemimpin atau peserta lain?

LIHAT DEPAN

Sepertiga waktu terakhir untuk Lihat Depan, bagaimana menerapkan dan menaati pelajaran. Ambil waktu untuk diam berdoa dengan semua orang, minta Roh Suci tunjukan cara menjawab pertanyaan ini:

  • Rencana atau sasaran apa yang Allah ingin saya jalankan sebelum pertemuan berikut? (Gunakan alat Empat Bidang untuk fokus kerja)
  • Bagaimana Pembimbing atau anggota lain membantu saya dalam hal ini?

Ambil waktu bersama kelompok untuk berdoa kepada Allah. Minta kelompok mendoakan tiap anggota dan minta Allah menyiapkan hati orang yang akan dijangkau tiap kelompok.

Berdoa agar Allah memberi tiap anggota keberanian dan kekuatan menerapkan dan menaati ajaran-Nya. Jika pemimpin yang berpengalaman perlu berdoa bagi pemimpin muda, ini waktu yang tepat.

Karena kelompok sering bertemu dari jauh, Anda tidak bisa merayakan Perjamuan Allah atau makan bersama. Pastikan menanyakan kabar kesehatan, keluarga, dan teman.

Isa berulang kali menunjukkan meskipun Dia menyelesaikan karya yang paling penting, Ia selalu membagi waktu bagi yang Ia kasihi. Kelompok Bimbingan alat sederhana tapi strategis dari Perangkat Zume untuk membangun pemimpin lebih kuat.

KEGIATAN

(45 min)

Kelompok Pembimbingan Setaraf

Format sederhana untuk memimpin Kelompok Pembimbingan Setaraf:

MELIHAT KE BELAKANG - 1/3 dari waktu Anda

Selama sepertiga waktu pertama - luangkan untuk berdoa dan saling peduli seperti yang Anda lakukan dalam Kelompok dasar 3/3. Kemudian luangkan waktu untuk melihat visi dan kesetiaan anggota kelompok terkait komitmen mereka sebelumnya: Seberapa baik Anda berada dalam Al-Masih? [Kitab Suci, doa, kepercayaan, ketaatan, hubungan kunci?] Apakah kelompok Anda menyelesaikan rencana tindakan Anda dari sesi sebelumnya? Tinjau kembali rencana tersebut.

MELIHAT KE ATAS - 1/3 dari waktu Anda

Mintalah kelompok untuk membahas beberapa pertanyaan sederhana berikut:

  • Bagaimana kinerja Anda dalam setiap bagian diagram Empat Bidang?
  • Apa saja yang berjalan dengan baik? Apa tantangan terbesar Anda?
  • Tinjau kembali peta silsilah Anda saat ini.
  • Apa yang menantang bagi Anda atau apa yang menurut Anda sulit untuk dipahami?
  • Apa yang Allah tunjukkan kepada Anda baru-baru ini?
  • Apakah ada pertanyaan dari para pemimpin yang berpengalaman atau peserta lain?

MELIHAT KE DEPAN - 1/3 dari waktu Anda

Luangkan waktu dalam doa yang hening bersama setiap anggota kelompok sambil meminta Roh Suci untuk menunjukkan kepada mereka cara menjawab pertanyaan-pertanyaan ini:

  • Rencana tindakan atau tujuan apa yang Allah ingin saya terapkan sebelum pertemuan berikutnya? [Gunakan alat Empat Bidang untuk membantu memfokuskan pekerjaan Anda]
  • Bagaimana Mentor saya atau Anggota Kelompok lainnya dapat membantu saya dalam pekerjaan ini?

Terakhir, luangkan waktu bersama kelompok untuk berbincang dengan Allah dalam doa. Minta kelompok untuk berdoa agar setiap anggota dapat didoakan dan minta Allah untuk mempersiapkan hati setiap orang yang akan dijangkau kelompok selama waktu mereka terpisah. Berdoalah agar Allah memberikan setiap anggota kelompok keberanian dan kekuatan untuk menerapkan dan menaati apa yang telah Allah ajarkan kepada mereka dalam sesi ini. Jika seorang pemimpin yang berpengalaman perlu mendoakan secara khusus untuk seorang pemimpin yang lebih muda, ini adalah waktu yang tepat untuk itu. Karena kelompok-kelompok ini sering bertemu dari jarak jauh, Anda mungkin tidak dapat merayakan Perjamuan Kudus atau makan bersama, tetapi pastikan untuk menyediakan waktu untuk menanyakan kabar mengenai kesehatan, keluarga, dan kerabat.

Rencana Tiga-Bulanan

Dalam Alkitab, Allah berkata, "Aku ini tahu rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan."

Allah membuat rencana, dan Dia mengharapkan kita untuk membuat rencana juga.

Rencana Tiga Bulan adalah alat yang dapat digunakan untuk membantu memfokuskan perhatian dan upaya Anda serta menjaganya agar tetap selaras dengan prioritas Allah untuk menghasilkan murid yang berlipat ganda.

Slide berikutnya akan menunjukkan cara membuat Rencana Tiga Bulan. Kami menyarankan untuk menggunakan alat online.

KEGIATAN

(30 min)

Three Month Plan

DISKUSIKAN

(10 min)

  1. Ambil giliran untuk berbagi Rencana Tiga Bulan Anda pada satu sama lain.
  2. Temukan mitra pelatihan yang bersedia memantau Anda setiap minggu. Lakukan hal yang sama bagi mereka.

KEGIATAN

(0 min)

Bergabunglah dengan Komunitas

Bagian pelatihan Zúme telah berakhir, tetapi latihan alat dan konsep terus berlanjut.

Jangan melakukannya sendirian. Carilah komunitas untuk saling menyemangati dan bertumbuh.

Bergabunglah dengan komunitas Zume menggunakan kode QR.

Zúme Training — To saturate the world with multiplying disciples in our generation.